Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polres Tebingtinggi Simulasi Pengamanan Unras Hari Buruh Nasional

Johan Panjaitan • Minggu, 27 April 2025 | 15:10 WIB
SIMULASI: Menghadapi Hari Buruh Nasional, Polres Tebingtinggi menggelar simulasi pencegahan aksi unjuk rasa dengan melibatkan Personel dan Brimobdasu Tebingtinggi di Lapangan tembak.
SIMULASI: Menghadapi Hari Buruh Nasional, Polres Tebingtinggi menggelar simulasi pencegahan aksi unjuk rasa dengan melibatkan Personel dan Brimobdasu Tebingtinggi di Lapangan tembak.

TEBINGTINGGI- Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2025, Polres Tebingtinggi bersama Sat Brimob Polda Sumut menggelar Simulasi Pengamanan Kota Tebingtinggi di Mako Brimob Batalyon B Polda Sumut, Jalan Ahmad Yani Kota Tebingtinggi, Sabtu (26/4) sore.

Kegiatan simulasi ini dipimpin oleh Kapolres Tebingtinggi, AKBP Simon Paulus Sinulingga didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Tebingtinggi, Danyon B Sat Brimob Kompol Bima Anggalaksana serta melibatkan kekuatan penuh dari Kompi PHH Brimob, Pleton Dalmas Awal dan Lanjut, tim negosiator, serta gabungan personel dari Polres Tebingtinggi dan Brimob.

Dalam simulasi tersebut, skenario yang dimainkan menggambarkan situasi nyata unjuk rasa buruh di depan Kantor Wali Kota Tebingtinggi, dengan tuntutan kenaikan upah minimum regional (UMR).

"Awalnya, massa melakukan orasi damai, direspons dengan upaya negosiasi dari tim negosiator. Namun, ketegangan meningkat saat negosiasi gagal, mengakibatkan massa bertindak anarkis, melempar batu, membakar ban, hingga menyebabkan situasi darurat," jelas AKBP Simon Paulus Sinulingga.

Jelas AKBP Simon Paulus menghadapi eskalasi tersebut, Pleton Dalmas Lanjut diterjunkan untuk membubarkan massa. Ketika kondisi semakin tidak terkendali, Kompi PHH Brimob mengambil alih penanganan dengan dukungan kendaraan taktis dan water canon.

 

Lanjutnya, semprotan air serta gas air mata akhirnya berhasil memukul mundur massa. Di tahapan akhir, tim anti anarkis Brimob melakukan tindakan tegas terhadap massa yang melakukan penjarahan.

AKBP Simon Paulus menegaskan pentingnya kegiatan simulasi ini sebagai langkah nyata untuk melatih kesiapan personel dalam menghadapi situasi nyata di lapangan.

"Simulasi ini menjadi ajang personel melatih taktik, teknik, dan koordinasi dalam penanganan massa. Dengan kesiapsiagaan seperti ini, kepolisian bisa menjamin keamanan masyarakat dan menjaga ketertiban umum di Kota Tebingtinggi saat peringatan hari buruh," tegasnya. (ian/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#Unras #brimob #hari buruh