Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

1.600 Nelayan Langkat Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan, Ricky Anthony Apresiasi Gubsu

Johan Panjaitan • Rabu, 7 Mei 2025 | 21:05 WIB
SERAHKAN: Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony (kiri) saat mendampingi Gubsu Bobby menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis di Stabat. Istimewa/Sumut Pos
SERAHKAN: Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony (kiri) saat mendampingi Gubsu Bobby menyerahkan kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara simbolis di Stabat. Istimewa/Sumut Pos

STABAT-Sebanyak 1.600 nelayan di Kabupaten Langkat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan (BPJS-TK). Itu diketahui saat Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution didampingi Pimpinan DPRD Sumut, Ricky Anthony menyerahkan kartu kepesertaan kepada nelayan di Jentera Malay, Stabat, Selasa (6/5/2025).

Ricky Anthony yang merupakan Wakil Ketua DPRD Sumut itu juga turut menyerahkan asuransi secara simbolis kepada 200 nelayan di Kabupaten Langkat. Ricky menyatakan, siap mendukung penuh program gubernur dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.

Dia juga mengapresiasi langkah Gubsu Bobby yang menginspirasi penyerahan BPJS Ketenagakerjaan untuk nelayan. "Hal ini pastinya sangat bermanfaat bagi nelayan. Selain itu, tentunya akan memberikan kenyamanan ketika nelayan bekerja untuk mencari nafkah," ujar politisi muda dan energik dari Partai Nasdem ini dalam keterangan tertulis yang diterima, Rabu (7/5/2025).

Bahkan, kata dia, program itu sebagai bukti nyata Pemprovsu hadir dalam membantu nelayan. Ini diharapkan dapat meningkatkan taraf ekonomi masyarakat nelayan, khususnya yang masuk dalam kategori miskin ekstrim.

"Semoga hal ini bisa meningkatkan taraf perekonomian nelayan. Jadi kalau ada kecelakaan saat melaut, sudah ada asuransi yang mengcover biaya perobatannya. Besarnya kontribusi para nelayan itu harus dihargai dan diapresiasi," kata Ricky.

Kabupaten Langkat memiliki garis pantai sepanjang 110 km dengan 9 kecamatan yang berada di wilayah pesisir. Pada tahun 2024, produksi perikanan tangkap laut di Negeri Bertuah ini mencapai 36.661,63 ton.

Potensi ini membuktikan bahwa, nelayan merupakan salah satu tulang punggung ekonomi lokal. Para pelaut ini juga sebagai penyedia bahan pangan serta berkontribusi dalam pembangunan daerah.

Sementara, Gubernur Sumut, Bobby Nasution menyampaikan beberap poin penting jika nelayan terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya jaminan kenyamanan bagi nelayan dan keluarganya yang dicover BPJS Ketenagakerjaan tersebut.

"Dari 6.100 nelayan yang dicover asuransi, 1.600 diantaranya berasal dari Kabupatan Langkat yang diusulkan Pemprovsu pada tahun 2025. Asuransi ini, termasuk ke dalam program Universal Coverage Jamsostek (UCJ) yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan," kata Bobby.

Selain jaminan kecelakaan kerja dan kematian, BPJS Ketenagakerjaan ini juga mencakup biaya pendidikan anak nelayan. Di mana, mulai dari SD hingga ke perguruan tinggi sudah tercover dalam asuransi ini.

"Dengan asuransi untuk nelayan ini sebagai bukti kehadiran pemerintah untuk membantu para nelayan di Sumatera Utara," tukasnya. (ted/han)

 

Editor : Johan Panjaitan
#nelayan #asuransi #langkat #BPJS - TK