Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Jembatan Sungai Noyo di Nias Barat Mulai Dibangun

Juli Rambe • Minggu, 15 Juni 2025 | 08:30 WIB
BERSAMA: Gubsu Bobby Nasution, bersama Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Sungai Noyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, pada Jumat (13/6/2025).
BERSAMA: Gubsu Bobby Nasution, bersama Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Sungai Noyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, pada Jumat (13/6/2025).

 

NIAS BARAT, SUMUTPOS.CO – Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, bersama Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Sungai Noyo di Desa Tuwuna, Kecamatan Mandrehe, pada Jumat (13/6/2025).

Dalam sambutannya, Bupati Nias Barat, Eliyunus Waruwu, menyampaikan apresiasi dan antusiasme yang tinggi atas dimulainya pembangunan infrastruktur strategis di wilayahnya yang merupakan urat nadi mobilitas perekonomian Nias Barat.

“Pemerintah Kabupaten Nias Barat menyambut pembangunan ini bukan hanya dengan tangan terbuka, tetapi juga dengan semangat yang berlipat ganda,” ujar Bupati Eliyunus. 

Hal ini disampaikannya merespons dua kabar baik sekaligus yang dibawa oleh Gubernur Sumatera Utara, H. Bobby Nasution, yakni pembangunan jembatan serta alokasi anggaran sebesar Rp 250 miliar untuk peningkatan jalan provinsi sepanjang 26 km dari Gunungsitoli menuju Nias Barat.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa kondisi jalan provinsi yang melintasi wilayah Nias Barat masih menghadapi tantangan serius. Dari total 84 km jalan provinsi di wilayah ini, lebih dari 75 persen berada dalam kondisi rusak parah, terutama di ruas yang menghubungkan Kabupaten Nias Selatan dengan Nias Barat.

“Kondisi jalan dari Miga menuju Tuwuna hingga ke Sirombu sangat memprihatinkan. Banyak ruas jalan dalam kondisi rusak berat, meskipun ada beberapa spot yang masih layak. Oleh karena itu, perhatian dan bantuan dari Pemerintah Provinsi sangat kami harapkan,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk turut mengawal dan menjaga pembangunan yang sedang berlangsung.

“Untuk masyarakat Desa Tuwuna dan seluruh warga Nias Barat, hari ini adalah awal dari babak baru. Mari kita jaga, kawal, dan doakan bersama agar jembatan ini nantinya berdiri gagah, seperti harapan kita yang tak pernah patah,” pungkas Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Provsu, Topan Ginting, melaporkan bahwa pembangunan jembatan Noyo memiliki nilai kontrak Rp46,72 miliar, masa pelaksanaan 205 hari sejak 02 Juni 2025 sampai dengan 23 Desember 2025, Pelaksanaan PT. Torang Multi Indo dan Konsultan Supervisi PT. Irbie Nusa Konsultan, bersumber dari PAD Pemprovsu Tahun 2025. Jembatan menggunakan struktur rangka baja dengan bentang 95 m dan lebar 9 m. Jembatan diperkirakan selesai dalam 7 Bulan dan dapat dipergunakan sebelum Natal 25 Desember.

Dalam arahannya, Gubernur Sumatera Utara, H. Bobby Nasution, menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini secara perencanaan bukan pertama sekali direncanakan pembangunannya. Namun, karena satu dan yang lain hal pembangunan tersebut tertunda atau bahkan tidak dapat dilanjutkan.

Jembatan Noyo memiliki fungsi vital sebagai penghubung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Mengingat pentingnya peran jembatan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berkomitmen menjadikannya sebagai salah satu prioritas utama pembangunan, khususnya di Kepulauan Nias dan secara umum di wilayah Sumatera Utara.

"Kita semua tahu manfaat dari jembatan ini sangat besar bagi masyarakat Nias Barat secara khusus, dan masyarakat Nias secara keseluruhan," ujar Gubsu.

Lebih jauh, Bobby Nasution menegaskan bahwa peletakan batu pertama ini bukanlah kegiatan seremonial semata. Kegiatan ini sengaja dikemas secara terbuka agar seluruh proses pembangunan bisa dimonitor dan diawasi bersama oleh masyarakat.

“Ini bukan sekadar gaya-gayaan, tetapi merupakan pembangunan fisik pertama di masa jabatan saya sebagai Gubernur periode 2025–2029, dan titik pertama pembangunan di Kepulauan Nias. Oleh karena itu, mari kita sukseskan bersama,” tegasnya.

Gubernur juga menyebut bahwa pembangunan Jembatan Noyo akan menjadi momentum awal untuk pembangunan infrastruktur lainnya, seperti sekolah dan rumah sakit, sebagai bentuk nyata perhatian pemerintah terhadap kesejahteraan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Wali Kota Gunungsitoli, Bupati Nias Utara, Bupati Nias Selatan, Wakil Bupati Nias Barat, unsur pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Nias Barat, Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Barat, unsur Forkopimda, Ketua dan pengurus TP-PKK Kabupaten Nias Barat, para asisten, kepala OPD se-Kabupaten Nias Barat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta masyarakat Desa Tuwuna. (mag-8/ram)

Editor : Juli Rambe