DAIRI,sumutpos.jawapos.com-Tokoh masyarakat Kabupaten Dairi, Richard Eddy M Lingga SE, MSP melakukan kunjungan silaturahmi atau nemui Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan di Mapolres, Jumat (15/8/2025).
Kunjungan itu untuk menyampaikan sejumlah masukan sekaligus apresiasi atas kinerja Polres Dairi.
Dalam pertemuan tersebut, Richard menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Dairi yang telah menindaklanjuti laporan masyarakat seperti disuarakan Gema Suak Pegagan terkait penertiban cafe remang-remang diwilayah Sumbul yang disinyalir jadi tempat peredaran narkotika.
Dimana dalam pertemuan dengan Kapolres sebelumnya, Gema Suak Pegagan, meminta Polres Dairi menertibkan lokasi disinyalir sarang atau bahkan sudah disebut sebagai Kampung Narkoba.
"Kami waktu itu meminta Kapolres supaya segera melakukan penggerebekan terhadap cafe yang diduga jadi tempat peredaran narkoba berlokasi didekat jembatan arah ke Juma Ramba,"ucap mantan anggota DPRD Sumatera Utara itu.
Menurut Richard, keberadaan cafe itu telah meresahkan warga setempat. Suara musik keras. Warga juga ketakutan melintas karena banyak yang mabuk-mabukan disana, ujarnya.
Namun, sekarang tempat itu sudah aman karena sudah digrebek Polres Dairi.
Richard Lingga juga mengapresiasi penempatan, Iptu Parlindungan Lumbantoruan sebagai Kapolsek Tigalingga.
Dimana, Iptu Parlindungan Lumbantoruan yang lebih akrab disapa Lutor, sudah lama bertugas di Polres Dairi. Artinya, dia sudah memahami wilayah serta kondisi sosial masyarakat.
"Ketika pemimpin sudah mengetahui wilayah serta kondisi sosial, sangat menentukan kondusifitas masyarakat,"jelas Richard lagi.
Hal lain disampaikan Richard, saat ini sedang merintis program ketahanan pangan melalui budidaya ikan nila kolam darat dengan sistem bioflok.
Usaha ini sedang dirintis putra dan menantunya. Lokasi kolam ikan ada di Sumbul. Ini nantinya bisa jadi percontohan. Masyarakat bisa datang studi banding jika sudah kita luncurkan.
"Richard menyebut, apa yang dilakukan menopang ketahanan pangan masyarakat kedepan serta mendukung program pemerintah yang sedang dijalankan saat ini,"paparnya.
Masih kata Richard Lingga, program ini bisa jadi solusi bagi pemerintah dalam penertiban keramba jaring apung (KJA) dikawasan Danau Toba tepatnya di Pantai Silalahi, Kecamatan Silahisabungan.
KJA ikan nila serta ikan mas yang masih marak di Danau Toba, bisa digeser ke budidaya kolam darat dengan sistem bioflok, sehingga tidak lagi mencemari air Danau Toba sebagai tempat wisata yang menjadi kebanggaan kita, ungkap Richard.
Richard menambahkan, Kapolres menginginkan adanya penambahan mobil Patroli di Polsek Sumbul, karena wilayah kerja Polsek Sumbul cukup luas mencakup Kecamatan Sumbul, Pegagan Hilir serta Silahisabungan.
Memiliki wilayah hutan lindung cukup luas serta masuk kawasan destinasi wisata prioritas Danau Toba Silalahi. Kita mendorong Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara, mengakomodir keinginan Kapolres dimaksud.
"Kami juga berharap, AKBP Otniel Siahaan baru pertama diangkat jadi Kapolres Dairi sejak meniti karier sebagai anggota Polri, bisa sukses dalam kariernya kedepan," ungkap Richard Lingga.
Sementara Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan menyambut baik kunjungan silaturahmi dilakukan tokoh Pakpak itu.
AKBP Otniel didampingi Kasat Intel AKP Muhammad Zulkarnaen Hasibuan menyebut, berharap dukungan masyarakat termasuk Richard Lingga.
Kapolres mengatakan, Polsek Sumbul memiliki wilayah yang luas. Ada hutan lindung yang luas dan kawasan wisata yang menjadi perhatian. Sehingga membutuhkan personil dan kenderaan operasional yang memadai.
AKBP Otniel juga mendorong pemerintah memperbaiki jalan rusak dilintasan jalan nasional Sidikalang-Medan tepatnya dikawasan hutan Lae Pondom hingga perbatasan Dairi-Kabupaten Karo.
"Jalan sempit, tidak ada penerangan, kerap menimbulkan kecelakaan lalulintas sehingga butuh perhatian," ungkap AKBP Otniel.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan