MEDAN, SUMUT POS- Kericuhan tak terelakkan kembali terjadi dari aksi yang dilakukan oleh Mahasiswa Cipayung Plus di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut, Rabu (27/8/2025).
Massa aksi berusaha keras untuk masuk ke dalam halaman Gedung DPRD Sumut, namun Puluhan Personel Satuan Sabhara Polrestabes Medan, berusaha menjaga dan melakukan barikade agar massa tidak masuk kedalam halaman gedung.
Aksi dorong-dorongan terjadi antara mahasiswa dan polisi, namun belum sempat masuk ke dalam halaman gedung DPRD Sumut, personel Satuan Sabhara langsung melakukan pengejaran dan masa langsung berhamburan.
Kemudian massa langsung melakukan pelemparan botol, tomat busuk ke arah polisi, tak berselang lama, polisi langsung mengejar massa, dan massa tersebut langsung berlari kearah Jalan Maulana Lubis.
Dalam pengejaran tersebut, polisi berhasil meringkus lima orang mahasiswa, dan kelimanya langsung diamankan kedalam gedung DPRD Sumut.
Dari amatan wartawan, enam orang tersebut berusaha melarikan diri dari tangkapan personel kepolisian dan diamankan pihak kepolisian.
Dari informasi yang dihimpun salah satu mahasiswa yang tertangkap merupakan Ketua DPD IMM Sumut Rahmat Taufiq Pardede dan beberapa aktivis dari organisasi yang tergabung kedalam Cipayung Plus.
Didalam gedung di DPRD Sumut, massa yang diamankan masih melakukan mediasi secara koorperatif yang dilakukan pihak Cipayung Plus dan pihak kepolisian
Hingga berita ini diturunkan, masa aksi masih berkumpul disekitaran Gedung DPRD Sumut, untuk meminta rekan mereka segera dikeluarkan pihak kepolisian dan lokasi demo masih dijaga ketat oleh pihak kepolisian dari Brimob Polda Sumut. (san/ram)
Editor : Juli Rambe