BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Binjai melakukan aksi kepedulian sosial kepada masyarakat yang bermukim di sekitaran kantornya, Rabu (24/9/2025). Adapun aksi kepedulian dimaksud yakni dengan melakukan bakti sosial memberikan paket bahan pokok.
Ini merupakan wujud nyata kepedulian Lapas Binjai terhadap masyarakat sekitar yang membutuhkan. Juga sekaligus bagian dari implementasi program akselerasi yang dicanangkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto.
Selain itu, aksi kepedulian sosial yang dilakukan Lapas Binjai merupakan agenda rutin dan diharapkan dapat terus berlanjut. Kalapas Binjai, Wawan Irawan hadir langsung memimpin penyaluran bantuan sosial tersebut.
Dia menjelaskan, pembagian bantuan sosial kepada masyarakat sekitaran Lapas Binjai memiliki makna yang mendalam. "Secara simbolis, kegiatan ini mengingatkan kita bahwa kesejahteraan sosial merupakan tanggung jawab bersama," kata Wawan.
"Secara praktis, bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang membutuhkan," sambungnya.
Bantuan yang dibagikan berupa paket sembako kepada belasan keluarga penerima manfaat di sekitar Lapas. Kasubbag Tata Usaha, Syamsinar Simatupang menambahkan, sasaran penerima dipilih berdasarkan pengamatan terhadap kondisi ekonomi warga sekitar.
"Kami berharap bantuan ini benar-benar bermanfaat dan tepat sasaran, sehingga dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari," ujarnya.
Ucapan terima kasih mengalir dari para penerima bantuan. Salah satunya, mengaku sangat bersyukur.
"Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti untuk kami. Semoga seluruh jajaran Lapas Binjai selalu diberikan kelancaran dalam menjalankan tugas," pungkasnya.
Kegiatan pembagian bakti sosial ini menjadi yang bukti nyata Lapas Binjai dalam mewujudkan kepedulian sosial kepada sesama dan direncanakan untuk terus dilaksanakan di tahun yang akan datang. Harapannya, aksi ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi bagian dari semangat kemerdekaan yang sesungguhnya kemerdekaan untuk saling peduli dan berbagi. (ted)
Editor : Johan Panjaitan