SIANTAR, Sumutpos.jawapos.com-Sampai saat ini pendataan dampak bencana alam hujan deras disertai angin kencang yang terjadi di Kota Pematangsiantar masih berlangsung. Dari dua kecamatan saja data yang dihimpun mencapai 130 rumah yang mengalami kerusakan.
Saat diwawancarai pada Kamis (25/9/2025) Camat Siantar Selatan Henri Purba menyampaikan dari data yang telah dikumpulkan dari perangkat kelurahan, rumah warga yang mengalami kerusakan mencapai 68 rumah.
"Itu sudah masuk kategori rusak ringan sedang dan berat," ujarnya
"Kemarin Bapak Walikota Pematangsiantar Wesly Silalahi sudah turun dan memberikan bantuan,"tambahnya.
Seperti sembako , selimut dan lainnya. Sementara untuk bantuan biaya rehabilitasi masih dirampungkan di tingkat Kota," ujat Henri Purba.
Sementara itu, Camat Siantar Marimbun Jan Ericson Purba mengatakan jumlah rumah yang terdampak sebanyak 62 rumah. "Tadi bantuan sudah kita terima untuk disalurkan ke korban bencana," ujarnya.
Jan menambahkan bahwa hujan deras disertai angin kencang pada Selasa (23/9/2025) sore menimbulkan banyak kerusakan rumah. Banyak seng berterbangan termasuk kayu atap rumah. Akibatnya banyak masyarakat mengalami kerugian.
Dalam kunjungan Walikota Siantar Wesly Silalahi disampaikan kepada keluarga korban bencana bahwa Pemko Siantar akan membantu biaya perbaikan rumah yang terdampak bencana.
Bakan jika diperlukan, Pemko akan mendirikan tenda darurat untuk tempat tinggal sementara warga sembari rumahnya diperbaiki.
Sementara itu dari data yang diperoleh dari Badan Bencana Alam Daerah Kota Pematangsiantar, jumlah keseluruhan kasus akibat bencana cuaca ekstrim sebanyak 223 kasus. Itu meliputi kerusakan rumah dan pohon tumbang. (mag-7/han)
Editor : Johan Panjaitan