Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ngogesa Sitepu Idap Sakit Ginjal, Rutin Cuci Darah

Juli Rambe • Minggu, 28 September 2025 | 16:22 WIB
RUMAH: H Ngogesa Sitepu dikebumikan di areal rumahnya, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Langkat. (Dok: Teddy Akbari/Sumut Pos)
RUMAH: H Ngogesa Sitepu dikebumikan di areal rumahnya, Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Langkat. (Dok: Teddy Akbari/Sumut Pos)

 

SUMUT POS- Bupati Langkat, H Syah Afandin mengatakan bahwa mendiang Ngogesa Sitepu mengidap sakit ginjal sebelum akhirnya mengembuskan nafas terakhirnya. 

"Almarhum sakit ginjal, dan sudah sering cuci darah," kata Ondim. 

Ondim juga menjelaskan, dirinya mendapat kabar meninggalnya Ngogesa Sitepu dari anaknya Delia Pratiwi Sitepu.

"Kita dari Pemkab Langkat dan saya selaku bupati berharap keluarga yang ditinggalkan bersabar menerima cobaan ini," ujar Ondim. 

"Dan almarhum kita doakan husnul khotimah, dan ditempatkan di surganya Allah SWT," sambungnya. 

Ondim berharap, keluarga yang ditinggalkan dapat meneruskan kebaikan-kebaikan yang dilakukan Almarhum Ngogesa Sitepu dalam segala hal. "Dan silaturahim kepada masyarakat bisa diteruskan," kata Ondim. 

Kepergian Almarhum Ngogesa Sitepu menjadi duka mendalam bagi banyak pihak. Selain keluarga, juga sejumlah aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Langkat merasa kehilangan sosok pemimpin.

"Almarhum orang baik, dermawan, suka membantu, tidak ada musuh dan suka berbagi. Saya ikut kalau melekat 6 tahun, dan dua periode almarhum saya selalu ikut beliau," kata mantan ajudan Almarhum Ngogesa Sitepu, Khairul Azmi.

ASN yang akrab disapa Azmi ini juga sempat melihat Almarhum Ngogesa Sitepu sebelum tutup usia di RS Bunda Thamrin. Bahkan, Azmi juga mengantarkan jenazah dari rumah sakit ke rumah duka, tadi malam.

Azmi menambahkan, cukup banyak kenangan dan kesan yang tak dapat diungkapkannya terhadap sosok Ngogesa Sitepu. 

"Kalau kesannya gak terhitung, banyak kali kesan-kesannya, karena kebaikan almarhum," kata Azmi.

Bagi Azmi, almarhum adalah sosok pemimpin yang tegas. Namun jika marah terhadap anggotanya, tidak berkepanjangan. 

"Kalau pun marah almarhum, itu hanya semenit aja, habis itu udah hilang marahnya. Almarhum pemimpin yang tegas, setiap permasalahan wajib diselesaikan agar tidak berlarut-larut," ucap Azmi. 

"Pak Ngogesa ada masalah dengan kesehatannya, ia mengalami sakit ginjal dan sudah melakukan cuci darah dari sejak 3-5 bulan belakangan ini. Saya mendapat kabar juga sebelum meninggal dunia, almarhum sempat di fase kritis. Selang beberapa menit almarhum dinyatakan meninggal dunia," tambahnya. 

Azmi pun berharap, semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. "Dan jadilah seperti sosok Pak Ngogesa kepada anak-anaknya, dermawan, saling membantu. Dan terkhusus kepada istri pak ngogesa, yang sabar ya bu," tandasnya. (ted/ram)

Editor : Juli Rambe
#Ngogesa sitepu meninggal dunia #Penyakit yang diidap Ngogesa Sitepu