BINJAI, Sumutpos.jawapos.com- Masyarakat Desa Pasar VIII Namuterasi, Kecamatan Sei Bingai, Langkat, mengeluhkan pelayanan publik di kantor desa setempat. Bahkan, masyarakat membeberkan dugaan nepotisme yang dilakukan Kades Pasar VIII Namuterasi, Tuahta Tarigan.
Sumber wartawan yang tidak bersedia menuliskan namanya membeberkan, Kades Tuahta Tarigan diduga melakukan nepotisme dengan mengangkat keluarga sebagai perangkat desa. "Sekretaris desa itu keponakannya, dan bendahara desa itu adik kandungnya," ujar sumber, Senin (6/10/2025).
Adapun keponakan kades yang menjabat sekretaris berinisial AS. Sementara bendahara berinisial LT.
"Kantor desa juga sering tutup, kalau mau urus-urus administrasi, datang ke rumah," beber sumber.
Pantauan wartawan, Kantor Desa Pasar VIII Namuterasi terlihat seperti tidak terurus. Lantai teras kantor itu juga terlihat kumuh.
Ada yang menarik dalam pantauan wartawan di kantor desa. Infografik realisasi dana desa tahun anggaran 2025 yang sedang berjalan, juga tidak terpampang.
Kondisi itu berbanding terbalik dengan kantor desa lain yang menampilkan infografik realisasi dana desa. Menanggapi hal ini, Kades Pasar VIII Namuterasi, Tuahta Tarigan yang dikonfirmasi memberi jawaban arogan.
"Apa mau mu," jawab Tuahta.
Mendapat konfirmasi itu, wartawan kemudian menjelaskan tujuan konfirmasi untuk keberimbangan. Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Tuahta tidak memberi konfirmasi secara utuh. (ted/han)
Editor : Johan Panjaitan