LABURA, Sumutpos.jawapos.com-Kabar membanggakan kembali datang dari dunia pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura). Salah satu pendidik terbaiknya, Siddik, S.Pd., S.D., Kepala Sekolah SDN 118345 Desa Kuala Beringin, Kecamatan Kualuh Hulu, berhasil menorehkan prestasi gemilang di tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Siddik dinobatkan sebagai Pemenang Terbaik II dalam ajang Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) 2025 yang digelar di Hotel Le Polonia, Medan, Selasa (4/11/2025).
Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah ini menjadi wadah untuk mengapresiasi dedikasi, inovasi, serta kontribusi nyata para pendidik di seluruh Tanah Air.
Kepala Dinas Pendidikan Labura, Irwan Harahap, S.Pd., M.Pd., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas pencapaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan Siddik menjadi bukti bahwa para guru di Labura memiliki kualitas dan semangat luar biasa dalam memajukan pendidikan.
“Saya percaya, di tangan guru-guru yang memiliki dedikasi dan karakter kuat, akan lahir anak-anak yang tangguh. Jadilah agen perubahan dan inspirasi bagi peserta didik,” ujar Irwan di Kantor Dinas Pendidikan Labura, Rabu (5/11/2025).
Irwan juga mengingatkan bahwa profesi guru bukan sekadar pekerjaan, melainkan panggilan jiwa yang membutuhkan ketulusan, komitmen, dan cinta terhadap dunia pendidikan.
“Saya tahu tidak mudah menjadi guru, karena saya pun pernah menjalani profesi itu. Maka, pencapaian seperti ini harus menjadi motivasi bagi guru-guru lain untuk terus berkarya,” tambahnya.
Sebagai penutup, Irwan menyampaikan ucapan selamat kepada Siddik atas penghargaan yang diraih pada kategori Kepala Sekolah Dedikatif Tingkat Sekolah Dasar.
“Sekali lagi, selamat kepada Bapak Siddik. Prestasi ini bukan hanya kebanggaan pribadi, tetapi juga kebanggaan seluruh masyarakat pendidikan Labura,” pungkasnya.
Prestasi Siddik di ajang GTK 2025 menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan kerja keras para pendidik di daerah mampu menembus level provinsi bahkan nasional — membawa semangat perubahan positif bagi dunia pendidikan.(mag-8/han)
Editor : Johan Panjaitan