MEDAN, DELISERDANG- Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penanganan longsor di jalur Medan–Berastagi.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggono mengatakan, pihaknya tengah mencari alternatif untuk memperpendek jalur sekaligus meningkatkan efisiensi penanganan di kawasan rawan longsor tersebut.
“Kita lagi cari alternatif untuk mempersingkat jalur ini. Ada dua jalan kabupaten yang kemungkinan akan dipotong di sini. Semua masih dikaji, kita cari yang paling efektif dan efisien,” ujar Dody saat memberikan keterangannya di lokasi, Sabtu (8/11/2025).
Penanganan longsor dilakukan menggunakan geomat penguatan tipe III dengan vegetasi dan jaring kawat kuat tarik tinggi berlapis seng-aluminium (Zn-Al). Metode ini diharapkan dapat menahan erosi tanah dan mencegah longsor berulang, terutama menjelang musim hujan.
“Mudah-mudahan ini bisa menjadi salah satu solusi agar longsor tidak terjadi lagi, apalagi sekarang sudah memasuki musim hujan,” harapnya.
Total anggaran yang digelontorkan untuk penanganan di 12 titik rawan longsor mencapai Rp 21,7 miliar. Hingga saat ini, progres pengerjaan telah mencapai 74 persen.
“Sampai sekarang progresnya sudah sekitar 74 persen. Insyaallah selesai awal Desember, sebelum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru),” pungkas Dody.(san/ram)
Editor : Juli Rambe