Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ratusan Warga Parbuluan 6 Mengungsi ke GOR Sidikalang, Pelayanan Desa Dipindah ke Kantor Camat

Johan Panjaitan • Selasa, 11 November 2025 | 18:45 WIB
MENGUNGSI. Ratusan KK warga Desa Parbuluan 6, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, mengungsi di GOR Sidikalang, Selasa (11/11/2025).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
MENGUNGSI. Ratusan KK warga Desa Parbuluan 6, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, mengungsi di GOR Sidikalang, Selasa (11/11/2025).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Ratusan Kepala Keluarga (KK) warga Desa Parbuluan 6, Kecamatan Parbuluan, Kabupaten Dairi, terpaksa mengungsi ke Gedung Olahraga (GOR) Sidikalang. Sebelumnya, warga sempat berlindung di Polres Dairi karena takut menjadi sasaran amuk massa usai rumah Kepala Desa Parbuluan 6, Parasian Nadeak, dirusak sekelompok orang.

Kepala Desa Parbuluan 6, Parasian Nadeak, yang ikut mengungsi, mengatakan bahwa pemindahan dilakukan atas pertimbangan kesehatan, khususnya bagi anak-anak. “Kami pindah dari Polres Dairi ke GOR Sidikalang karena ruang di Polres terlalu sempit dan tidak baik untuk kesehatan anak-anak,” ujarnya, Selasa (11/11/2025).

Menurut Parasian, pemindahan dilakukan setelah rapat bersama Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala dan Sekda Surung Charles Lamhot Bantjin. Pemerintah daerah menyarankan agar warga mengungsi ke GOR agar lebih mudah difasilitasi bantuan logistik dan kesehatan.

“Setelah pindah, kami difasilitasi alas tidur dan mendapat pelayanan kesehatan dari pemerintah. Tapi kami belum tahu sampai kapan akan tetap di sini. Kami berharap kondisi di desa segera aman,” katanya.

Parasian menambahkan, situasi keamanan yang belum kondusif membuat anak-anak mereka tidak bisa bersekolah. “Kami tidak berani pulang sebelum benar-benar aman,” ucapnya.

Sementara itu, untuk menjaga kelancaran pelayanan publik, Pemerintah Desa Parbuluan 6 memindahkan sementara aktivitas pelayanan ke Kantor Camat Parbuluan.

Camat Parbuluan, Landong Napitu, membenarkan hal tersebut. “Pelayanan Pemdes Parbuluan 6 sudah kami fasilitasi di salah satu ruangan Kantor Camat sejak Senin (10/11/2025),” jelasnya.

Sebelumnya, kericuhan di Desa Parbuluan 6 dipicu oleh persoalan operasional PT Gunung Raya Utama Timber Industries (PT GRUTI) yang memiliki konsesi kawasan hutan di wilayah desa tersebut.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#amuk massa #gor #polres dairi #Kabupaten dairi