LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com– Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Labuhanbatu, Kompol H. Matondang, menegaskan bahwa Operasi Zebra Toba 2025 menjadi langkah strategis Polri dalam menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di Sumatera Utara, khususnya di Kabupaten Labuhanbatu.
Pernyataan itu disampaikannya saat memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kewilayahan “Zebra Toba 2025”, Senin (16/11/2025), di Lapangan Apel Polres Labuhanbatu, Jalan MH Thamrin, Rantauprapat.
“Operasi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas, meningkatkan kesadaran masyarakat, serta membangun budaya tertib saat berkendara,” ujar Wakapolres dalam amanatnya.
Apel tersebut diikuti para pejabat utama Polres, unsur Forkopimda, TNI, serta personel yang terlibat langsung dalam pelaksanaan operasi.
Fokus pada Pencegahan dan Edukasi Masyarakat
Plt Kasi Humas Polres Labuhanbatu, Iptu Arwin, menjelaskan bahwa Operasi Zebra Toba 2025 tidak hanya mengedepankan penegakan hukum, tetapi juga menekankan upaya preemtif dan preventif.
Kegiatan pencegahan tersebut mencakup:
- Sosialisasi keselamatan berkendara
- Imbauan tertib berlalu lintas
- Interaksi langsung dengan masyarakat
Dengan meningkatnya disiplin masyarakat di jalan raya, potensi kecelakaan diharapkan dapat ditekan semaksimal mungkin.
“Polres Labuhanbatu berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, memastikan setiap aktivitas berlalu lintas berlangsung aman dan nyaman. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mematuhi aturan demi keselamatan bersama,” tegas Iptu Arwin.
Baca Juga: Bupati Sergai Dalami Strategi Pertahanan dan Pendidikan bersama Menteri Chan Chun Sing
Melalui pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2025, Polres Labuhanbatu berharap dapat membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di jalan raya.
Operasi ini menjadi momentum penting untuk menegaskan bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.(fdh/han)
Editor : Johan Panjaitan