Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Langkat Perpanjang Status Tanggap Darurat, BNPB Tegaskan Komitmen Dampingi Penanganan Banjir

Johan Panjaitan • Rabu, 3 Desember 2025 | 21:17 WIB
Rapat evaluasi terkait situasi bencana banjir dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Langkat. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Rapat evaluasi terkait situasi bencana banjir dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana di Langkat. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

STABAT, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Langkat resmi memperpanjang status tanggap darurat banjir selama 14 hari ke depan. Keputusan ini diambil dalam rapat evaluasi bersama Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, yang dihadiri Bupati Langkat Syah Afandin (Ondim) serta jajaran TNI–Polri, Selasa (2/12/2025).

Rapat tersebut menegaskan bahwa situasi di Langkat masih sangat membutuhkan penanganan cepat dan terkoordinasi, mengingat banjir telah melanda 16 kecamatan, yaitu: Brandanbarat, Gebang, Besitang, Babalan, Pangkalansusu, Pematangjaya, Sei Lepan, Tanjungpura, Padangtualang, Sawit Seberang, Batangserangan, Stabat, Wampu, Binjai, Hinai, dan Secanggang.

Dampak bencana pun terbilang besar. Hingga kini, 11 orang dinyatakan meninggal dunia, sementara 437.480 jiwa terdampak dan 19.434 jiwa terpaksa mengungsi. Ribuan rumah dan fasilitas umum terendam dengan ketinggian air mencapai 50–200 cm.

Instruksi Tegas: Logistik Harus Tepat Sasaran

Bupati Ondim menekankan pentingnya penyaluran bantuan logistik yang lebih terarah, terutama ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau akibat akses jalan yang terputus.

Ia juga meminta percepatan pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum sebagai dasar untuk memulai tahap pemulihan pascabencana.

“Pemkab Langkat terus melakukan pendataan, penanganan darurat, serta koordinasi dengan pemerintah pusat dan provinsi. Kami berharap dukungan penuh agar pemulihan berlangsung cepat dan tepat sasaran,” ujar Ondim.

BNPB: Keselamatan Warga Prioritas Utama

Deputi Penanganan Darurat BNPB, Mayjen TNI Budi Irawan, menegaskan bahwa BNPB akan terus mendampingi Pemkab Langkat sepanjang masa tanggap darurat.

“Yang terpenting adalah memastikan kebutuhan warga terpenuhi dan penanganan dilakukan sesuai standar, karena keselamatan masyarakat adalah hukum tertinggi,” tegasnya.

Keputusan Rapat Evaluasi: Penguatan hingga Tingkat Kecamatan

Beberapa poin penting yang dihasilkan dari rapat evaluasi di antaranya:

- Perpanjangan status tanggap darurat 14 hari.

- Penguatan koordinasi posko induk dan posko kecamatan.

- Percepatan distribusi logistik ke seluruh titik pengungsian.

- Penambahan personel dan peralatan evakuasi.

- Mitigasi lanjutan mengingat curah hujan masih diprediksi tinggi.

Dengan langkah terpadu ini, pemerintah pusat dan daerah berharap penanganan banjir di Langkat dapat semakin efektif dan menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bnpb #Pemkab Langkat #tanggap darurat #banjir