LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Fakta baru terungkap dalam tragedi kebakaran rumah kontrakan di Kelurahan Labuhan Bilik, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu. Dua korban yang meninggal dunia dalam peristiwa nahas tersebut diketahui merupakan petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Labuhanbilik.
Kedua korban adalah James Markus Purba (25) dan Samuel Alexander (23). Keduanya bertugas sebagai personel Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) di Lapas Labuhanbilik.
“Ya, benar. Kedua korban merupakan personel Lapas Labuhanbilik,” ujar Kapolsek Panai Tengah AKP Amlan, Senin (23/12/2025), saat dikonfirmasi dari Rantauprapat.
Usai ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kedua korban menjalani proses autopsi di ruang jenazah RSUD Rantauprapat, Jalan KH Dewantara, dengan persetujuan pihak keluarga masing-masing.
“Autopsi dilakukan untuk memastikan penyebab kematian kedua korban,” imbuh AKP Amlan.
Lapas Labuhanbilik Berduka
Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Lapas Kelas III Labuhanbilik. Kepala Lapas, Leo Panjaitan, tampak mendampingi keluarga korban di RSUD Rantauprapat. Ia mengaku kehilangan dua personel muda yang dikenal berdedikasi dan memiliki kinerja baik.
“Kami sangat berduka. Ini kehilangan besar bagi keluarga Lapas Labuhanbilik,” ujar Leo dengan nada haru.
Leo mengungkapkan, pihak Lapas sebenarnya memiliki kompleks perumahan dinas, namun jumlahnya terbatas sehingga tidak dapat menampung seluruh pegawai. Ia juga menyebut dirinya baru beberapa bulan menjabat sebagai Kalapas Labuhanbilik.
Kisah Dua Korban: Lajang, Anak Tunggal Laki-laki
Tragedi ini semakin memilukan lantaran kedua korban memiliki banyak kesamaan dalam perjalanan hidupnya. Selain sama-sama berstatus lajang, James dan Samuel merupakan satu-satunya anak laki-laki dalam keluarga masing-masing.
Samuel Alexander Pandiangan lahir pada 11 Januari 2002, beralamat di Perumahan Jati Permai, Desa Pasar Melintang, Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang. Ia merupakan anak ketiga dari tiga bersaudara, dengan dua kakak perempuan yang saat ini berada di Jakarta.
“Kami masih menunggu kepulangan kakaknya,” ujar ibu kandung Samuel di RSUD Rantauprapat dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, James Markus Purba lahir pada 18 Januari 2000, berdomisili di Perumahan Flamboyan Blok C Nomor 15, Kelurahan Aek Kanopan, Kabupaten Labuhanbatu Utara. James merupakan anak ketiga dari empat bersaudara dan satu-satunya anak laki-laki di keluarganya.
“James itu anak ketiga, dua kakaknya perempuan dan satu adiknya juga perempuan. Dia satu-satunya anak laki-laki,” tutur ayah kandung James, Juni Iskandar Purba, dengan suara bergetar.
Kronologi Singkat Kebakaran
Sebelumnya diberitakan, kebakaran rumah kontrakan milik Rudi Damanik terjadi pada Minggu malam (21/12/2025) sekitar pukul 20.30 WIB. Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh saksi Maulana Akbar Alhakim, yang saat kejadian berada di kamar belakang rumah.
“Posisi saksi berada di kamar belakang saat kebakaran terjadi,” ujar Kapolres Labuhanbatu AKBP Choky Sentosa Meliala melalui Plt Kasubag Humas Iptu Arwin.
Saksi sempat berupaya memadamkan api dan berteriak meminta pertolongan. Namun, kedua korban saat itu berada di dalam kamar dengan kondisi pintu terkunci dari dalam, sehingga tidak sempat menyelamatkan diri.
Api akhirnya berhasil dipadamkan dengan bantuan warga dan satu unit mobil pemadam kebakaran. Setelah api padam, James Markus Purba ditemukan meninggal dunia di teras rumah, sementara Samuel Alexander ditemukan tak bernyawa di ruang tamu.
“Sumber api masih dalam penyelidikan. Kerugian materi ditaksir mencapai sekitar Rp100 juta,” tutup Arwin.(fdh/han)
Editor : Johan Panjaitan