Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Direktur RSUD Sidikalang Janji akan Jelaskan Masalah RS Senin Besok

Juli Rambe • Sabtu, 27 Desember 2025 | 19:30 WIB
Gedung RSUD Sidikalang. (Dok: Rudy Sitanggang/Sumut Pos)
Gedung RSUD Sidikalang. (Dok: Rudy Sitanggang/Sumut Pos)

 

DAIRI, SUMUT POS- Direktur RSUD Sidikalang, dr Mey Sitanggang berjanji akan menjelaskan masalah rumah sakit pada Senin (29/12/2025) mendatang.

Dirinya mengakui, saat ini pelayanan Hemodialis (HD) untuk pasien cuci darah ditutup karena mesin ditarik.

"Jadi, sebelum ditarik, petugas rumah sakit sudah membantu memberikan rujukan kepada pasien HD," ujarnya.

Begitu juga terkait pembayaran, ditegaskannya yang tidak membayar bukan rumah sakit, tapi pihak ketiga yang tidak membayar ke pemilik mesin.

"Kami akan jelaskan secara langsung Hari Senin, tolong bersabar," ungkapnya.

Layanan Hemodialisis (HD) atau cuci darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sidikalang ditutup sejak 13 Desember yang lalu. Hal ini, membuat puluhan pasien mencari rumah sakit lain hingga harus keluar kota.

Kian Munthe, Anggota DPRD Dairi dari fraksi Nasional Demokrat (Nasdem) yang juga pasien cuci dari di RSUD Sidikalang

mengatakan, sekitar 60 orang pasien HD yang biasa melakukan cuci darah di RSUD Sidikalang, saat ini kocar-kacir cari rumah sakit.

Karena itu, dirinya dan pasien lain harus mencari rumah sakit lain yang berada di luar Dairi.

"Saya cuci darah ke Medan, dan pasien lain banyak yang ke daerah lain," ujarnya kepada wartawan, Sabtu (27/12/2025).

Legislator itu meminta Bupati Vickner Sinaga, segera melakukan investigasi terkait pengadaan mesin dialiser HD tersebut. 

"Apa permasalahan, kenapa sampai pihak vendor melakukan penarikan peralatan mesin HD dimaksud," tegas Kian Munthe. (rud/ram)

Editor : Juli Rambe
#Layanan hemodialis RSUD Sidikalang tutup #pasien cuci darah #rsud sidikalang #Layanan hemodialis