Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Ancaman Longsor Mengintai, Warga Dusun Tuhewafa Harapkan Perhatian Pemkab Nias Barat

Juli Rambe • Sabtu, 27 Desember 2025 | 21:48 WIB
LONGSOR : Rumah warga Dusun Tuhewafa, Desa Lologolo, Kecamatan Mandrehe yang terdampak longsor. (Dok: Oloheta Gulo/Sumut Pos)
LONGSOR : Rumah warga Dusun Tuhewafa, Desa Lologolo, Kecamatan Mandrehe yang terdampak longsor. (Dok: Oloheta Gulo/Sumut Pos)

 

NIAS BARAT, SUMUT POS- Intensitas curah hujan yang tinggi dan berlangsung terus-menerus kembali memicu bencana tanah longsor di wilayah Kabupaten Nias Barat.

Kali ini, longsor terjadi di Dusun Tuhewafa, Desa Lologolo, Kecamatan Mandrehe, yang mengakibatkan dua unit rumah warga nyaris terbawa longsoran tanah.

Rabali Gulo alias Ama Joris Gulo, yang rumahnya terkena longsor mengungkapkan bahwa hujan yang turun tanpa henti dalam beberapa hari terakhir menyebabkan struktur tanah di sekitar rumah menjadi labil dan mengalami pergeseran.

Menurut Rabali, longsor terjadi di bagian belakang rumah sehingga sangat membahayakan keselamatan penghuni. Ia menyebut kondisi tersebut semakin mengkhawatirkan karena hujan masih sering turun dengan intensitas cukup tinggi.

“Tanah sudah mulai bergerak akibat hujan yang terus menerus. Kami khawatir jika hujan kembali turun, rumah ini bisa benar-benar terbawa longsor,” tuturnya.

Ia pun berharap Pemerintah Kabupaten Nias Barat dapat segera turun tangan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk meninjau langsung kondisi di lapangan serta memberikan penanganan darurat guna mencegah terjadinya korban jiwa maupun kerugian yang lebih besar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Kabupaten Nias Barat, Sihama Gulo, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa mekanisme pelaporan kejadian bencana harus dilakukan melalui pemerintah desa setempat sebelum diteruskan ke BPBD.

“Setiap kejadian bencana di desa harus dilaporkan terlebih dahulu oleh kepala desa agar dapat kami tindak lanjuti sesuai prosedur yang berlaku,” jelas Sihama Gulo.

Hingga berita ini diterbitkan, warga Dusun Tuhewafa masih berada dalam kondisi siaga dan terus memantau perkembangan cuaca. Pemerintah desa diharapkan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menjamin keselamatan warga yang rumahnya terdampak ancaman longsor. (mag/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Nias Barat diintai tanah longsor #Hujan di Nias Barat