Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Polres Labusel Umumkan Pemenang Bhayangkara Mural Cup 2026, Generasi Muda Tampilkan Kreativitas Inspiratif

Johan Panjaitan • Jumat, 30 Januari 2026 | 14:10 WIB
Salah satu lukisan mural pada lomba Bhayangkara Mural Cup 2026 yang digelar Polres Labusel. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)
Salah satu lukisan mural pada lomba Bhayangkara Mural Cup 2026 yang digelar Polres Labusel. (KHAIRUDDIN/SUMUT POS)

LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Polres Labuhanbatu Selatan secara resmi mengumumkan para pemenang Lomba Mural Bhayangkara Mural Cup 2026, yang digelar pada 19–24 Januari 2026. Lomba ini mengusung tema “Tidak Mudah Bukan Berarti Tidak Bisa” dan diikuti peserta dari berbagai kecamatan di Labuhanbatu Selatan.

Berdasarkan penilaian dewan juri, Juara I berhasil diraih oleh Sudarto, warga Dusun Sijambu, Desa Sisumut, Kecamatan Kotapinang. Juara II ditempati Agus Adha bersama Lutfi Qabi dari Desa Aek Goti, Kecamatan Silangkitang, sementara Juara III jatuh kepada Rizka Amalia bersama A. Roihan dari Dusun Sidorejo, Kecamatan Torgamba.

Kegiatan mural ini bukan sekadar lomba seni, tetapi menjadi wadah bagi generasi muda menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat hubungan antara Polri dan masyarakat melalui pendekatan budaya.

Kapolres Labuhanbatu Selatan AKBP Aditya S.P. Sembiring, M., S.I.K., melalui Kasi Humas AKP Sujono, menyampaikan apresiasi atas partisipasi seluruh peserta.

“Lomba mural ini bukan hanya soal menang atau kalah. Tema ‘Tidak Mudah Bukan Berarti Tidak Bisa’ mencerminkan semangat juang dan optimisme yang kami harapkan dapat tumbuh di tengah masyarakat,” ujar AKP Sujono, Jumat (30/1/2026).

Menurutnya, setiap karya mural tidak hanya memiliki nilai estetika, tetapi juga menyampaikan pesan moral yang menginspirasi masyarakat luas. “Selamat kepada para pemenang, dan terima kasih kepada semua peserta. Kreativitas yang ditampilkan membuktikan bahwa generasi muda Labuhanbatu Selatan memiliki potensi besar yang perlu terus didukung,” tambahnya.

Panitia menegaskan bahwa keputusan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Para pemenang diminta segera menghubungi Humas Polres Labuhanbatu Selatan untuk keperluan administrasi dan teknis berikutnya.

Melalui Bhayangkara Mural Cup, Polres Labuhanbatu Selatan berharap seni mural menjadi media komunikasi positif, memperindah ruang publik, dan menyampaikan pesan konstruktif bagi masyarakat.(mag-5/han)

Editor : Johan Panjaitan
#kreativitas #Lomba Mural #Bhayangkara Mural #Polres Labusel