MEDAN, SUMUT POS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Utara mengimbau masyarakat untuk meningkatkan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) guna mencegah risiko penularan berbagai penyakit selama bulan suci Ramadan.
Sekretaris Dinas Kesehatan Sumatera Utara, Hamid Rizal, menegaskan bahwa momen Ramadan harus disambut tidak hanya dengan kesiapan spiritual, tetapi juga kesiapan fisik dan kesehatan yang prima.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Sumatera Utara agar lebih disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, baik menjelang maupun selama bulan suci Ramadan. Hal ini penting untuk meminimalkan risiko penularan dan terjangkitnya penyakit,” ujar Hamid Rizal saat memberikan keterangannya kepada Sumut Pos, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, perubahan pola makan dan aktivitas selama Ramadan kerap memengaruhi kondisi tubuh. Karena itu, masyarakat diminta tetap menjaga keseimbangan asupan gizi serta kebiasaan hidup sehat.
Hamid Rizal menjelaskan bahwa penerapan PHBS merupakan langkah sederhana namun efektif dalam menjaga kesehatan. Beberapa kebiasaan yang perlu diperhatikan antara lain mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, tidak merokok, serta menghindari konsumsi alkohol.
Selain itu, masyarakat juga diingatkan untuk menjaga pola makan seimbang, terutama saat sahur dan berbuka puasa.
“Jangan sampai saat berbuka kita makan secara berlebihan. Konsumsi makanan bergizi seimbang agar tubuh tetap kuat dan tidak mudah terserang penyakit,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya aktivitas fisik ringan selama Ramadan. Meski sedang berpuasa, olahraga tetap bisa dilakukan dengan durasi sekitar 30 menit per hari, menyesuaikan kondisi tubuh.
“Olahraga ringan tetap dianjurkan agar kebugaran terjaga. Bisa dilakukan menjelang berbuka atau setelah tarawih,” tambahnya.
Selain pola hidup sehat, Dinkes Sumut juga mengingatkan masyarakat untuk lebih cermat dalam memilih dan mengolah bahan makanan. Kebersihan pangan menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah gangguan kesehatan seperti diare dan keracunan makanan.
Hamid Rizal mengimbau agar masyarakat memastikan bahan makanan yang dibeli dalam kondisi bersih dan higienis.
“Perhatikan kebersihan saat membeli bahan makanan. Pastikan juga bahan tersebut dicuci dengan baik sebelum diolah, sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Menurutnya, peningkatan konsumsi makanan dan minuman selama Ramadan harus diimbangi dengan kesadaran akan aspek higienitas. Dengan demikian, risiko penyakit yang disebabkan oleh makanan yang tidak bersih dapat ditekan.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara berharap imbauan ini dapat menjadi perhatian bersama. Penerapan PHBS secara konsisten dinilai sebagai langkah preventif yang efektif untuk menjaga kesehatan individu maupun keluarga selama menjalankan ibadah puasa.
“Kesehatan adalah bagian penting dalam menjalankan ibadah. Jika tubuh sehat, maka ibadah pun dapat dilakukan dengan optimal. Karena itu, mari kita bersama-sama menerapkan PHBS demi Ramadan yang sehat dan berkah,” pungkas Hamid Rizal. (san/ram)
Editor : Juli Rambe