DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – Program Dana Desa (DD) yang digulirkan pemerintah pusat sejak 2016 terbukti memberi dampak signifikan bagi masyarakat desa di Kabupaten Dairi. Selain membantu warga kurang mampu melalui Bantuan Langsung Tunai (BLT), dana tersebut juga mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa.
Data rekapitulasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemdes) Kabupaten Dairi menunjukkan bahwa dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, yakni 2022 hingga 2024, puluhan ribu warga miskin telah merasakan manfaat langsung dari program tersebut.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Dairi, Simon Tony Malau, didampingi Kepala Bidang Keuangan dan Desa, Marhaban Kudadiri, menjelaskan bahwa selama periode tersebut sebanyak 21.922 kepala keluarga (KK) menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa.
“Dana Desa tidak hanya membantu masyarakat yang kurang mampu melalui BLT, tetapi juga berkontribusi besar dalam pembangunan berbagai fasilitas desa,” ujar Simon saat ditemui wartawan di ruang kerjanya, Selasa (10/3/2026).
Baca Juga: Pecatan Polisi Kasus Sabu 1 Kilogram Divonis 12 Tahun Penjara di PN Binjai
Dari sisi pembangunan fisik, Dana Desa juga digunakan untuk membuka dan meningkatkan akses infrastruktur di berbagai wilayah desa. Tercatat pembangunan pembukaan jalan desa mencapai 115,5 kilometer, perkerasan jalan 97,8 kilometer, serta pengaspalan jalan sepanjang 56,7 kilometer.
Selain itu, pembangunan rabat beton mencapai 48 kilometer dan parit beton sepanjang 22,7 kilometer.
Tidak hanya infrastruktur jalan, Dana Desa juga dimanfaatkan untuk pembangunan sarana pelayanan masyarakat dan pendidikan. Dalam tiga tahun terakhir, tercatat pembangunan Balai Desa sebanyak 8 unit, Perpustakaan Desa 12 unit, serta gedung Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 14 unit.
Menurut Simon, Dana Desa juga berperan penting dalam mendorong berbagai program pemberdayaan masyarakat di tingkat desa, termasuk kegiatan peningkatan kapasitas dan penguatan ekonomi masyarakat.
Ia mengakui bahwa dalam pengelolaannya masih terdapat sejumlah tantangan dan kekurangan. Namun secara umum, keberadaan Dana Desa dinilai telah memberikan dampak positif yang besar bagi pembangunan desa.
“Terlepas dari berbagai kekurangan dalam pengelolaannya, Dana Desa telah membawa manfaat yang sangat besar, baik dalam pemberdayaan masyarakat maupun dalam mendorong pembangunan di desa-desa di Kabupaten Dairi,” pungkasnya. (rud/han)
Editor : Johan Panjaitan