Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

DPRD Sumut Desak Percepatan Relokasi Korban Bencana ke Hunian Layak

Juli Rambe • Sabtu, 28 Maret 2026 | 00:00 WIB

Anggota DPRD Sumut, Manaek Hutasoit. (Dok: istimewa)
Anggota DPRD Sumut, Manaek Hutasoit. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Golkar, Manaek Hutasoit, mendesak pemerintah untuk segera mempercepat proses relokasi masyarakat terdampak bencana di sejumlah wilayah di Sumatera Utara ke hunian yang lebih layak.

Desakan ini muncul setelah ditemukan fakta di lapangan bahwa hingga kini masih banyak warga yang bertahan di tenda pengungsian, meskipun bencana telah terjadi sekitar empat bulan lalu.

Menurut Manaek, lambannya proses verifikasi dan pendataan korban menjadi salah satu faktor utama yang menghambat realisasi pemindahan warga ke hunian sementara (huntara) maupun hunian tetap (huntap).

“Kita mendorong pemerintah, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota, agar lebih cepat tanggap dalam proses verifikasi data korban. Ini penting supaya masyarakat bisa segera dipindahkan ke hunian sementara yang lebih layak,” ujarnya saat memberikan keterangan, Jumat (27/3/2026).

Ia menegaskan bahwa kondisi tinggal terlalu lama di tenda pengungsian berpotensi menimbulkan berbagai persoalan serius. Tidak hanya menyangkut kenyamanan, tetapi juga berdampak pada kesehatan, keamanan, hingga terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat.

Menurutnya, situasi tersebut tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena dapat memperburuk kondisi sosial warga terdampak.

Manaek juga menyinggung arahan Presiden Prabowo Subianto yang sebelumnya menekankan agar seluruh korban bencana tidak lagi tinggal di pengungsian.

Namun, ia menilai implementasi kebijakan tersebut di sejumlah daerah terdampak di Sumatera Utara hingga saat ini masih belum maksimal.

“Pernyataan Presiden harusnya menjadi acuan bagi semua pihak untuk bergerak cepat. Kita ingin masyarakat bisa kembali hidup normal, beraktivitas dengan nyaman, dan mendapatkan haknya secara layak,” tegasnya.

Legislator dari daerah pemilihan Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga ini juga menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor antara pemerintah pusat dan daerah agar proses relokasi dapat berjalan lebih cepat dan efektif.

Ia mendorong percepatan pembangunan hunian sementara sebagai solusi jangka pendek, sembari memastikan kesiapan hunian tetap sebagai solusi jangka panjang.

Di sisi lain, masyarakat terdampak bencana disebut sangat membutuhkan kepastian terkait waktu relokasi. Ketidakjelasan tersebut membuat mereka kesulitan menjalani kehidupan sehari-hari, termasuk dalam bekerja dan memenuhi kebutuhan keluarga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebagian warga terdampak di wilayah Tapanuli Tengah hingga kini masih mengungsi, baik di tenda darurat maupun di rumah kerabat, sambil menunggu kejelasan terkait hunian sementara.

Menutup pernyataannya, Manaek menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal proses penanganan pascabencana agar berjalan lebih cepat, tepat sasaran, dan benar-benar berpihak pada masyarakat.

Ia berharap seluruh pihak terkait dapat menunjukkan komitmen yang kuat agar para korban bencana segera mendapatkan tempat tinggal yang layak dan dapat kembali menjalani kehidupan secara normal. (san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#Hunian tetap di sumut #Korban bencana Sumatera di Sumut #Hunian tetap korban bencana #Relokasi korban bencana di Sumut