DAIRI, Sumutpos.jawapos.com-Sinergi antara pemerintah dan TNI kembali menunjukkan hasil konkret di lapangan. Pemerintah Kabupaten Dairi bersama Kodim 0206 Dairi membangun dua jembatan perintis di Kecamatan Sumbul sebagai langkah strategis mempercepat pembangunan infrastruktur pedesaan.
Dua jembatan tersebut dibangun di Desa Sileu-leu Parsaoran dan Desa Pangguruan, wilayah yang selama ini membutuhkan akses transportasi lebih memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat.
Peletakan batu pertama telah dilakukan pada Senin (6/4/2026), menandai dimulainya proyek yang diharapkan mampu membuka konektivitas antarwilayah secara signifikan.
Camat Sumbul, Rinto Hutauruk, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program TNI yang didukung penuh oleh pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.
Baca Juga: Sengketa Pajak Memanas di Rantauprapat, Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara Buka Jalur Pengaduan
“Material disiapkan oleh TNI, sementara pelaksanaan dilakukan secara gotong royong bersama pemerintah dan warga,” ujarnya.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, proyek ini menjadi simbol kolaborasi lintas sektor dalam mendorong pembangunan berkelanjutan. Akses yang lebih baik diyakini akan memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta membuka peluang ekonomi baru di kawasan pedesaan.
Kehadiran unsur TNI, pemerintah, dan masyarakat dalam satu gerak pembangunan juga mempertegas bahwa percepatan infrastruktur tidak bisa berjalan sendiri, melainkan membutuhkan sinergi yang solid.
Baca Juga: Agen Lion Parcel Medan Raup Omzet Miliaran dari Tren Bisnis Fesyen
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danramil 01 Sumbul, MD Lumbantoruan, Sekcam Sumbul Basaria Lingga, para kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat.
Dengan dimulainya pembangunan ini, harapan masyarakat pun menguat—bahwa jembatan bukan sekadar penghubung fisik, tetapi juga jalan menuju peningkatan kesejahteraan dan kemajuan desa.(rud/han)
Editor : Johan Panjaitan