TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kota Tebingtinggi mencatat kinerja fiskal yang solid sepanjang 2025. Dalam Rapat Paripurna di Gedung DPRD, Selasa (7/4/2026), Wali Kota Iman Irdian Saragih memaparkan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) dengan capaian pendapatan daerah yang nyaris menyentuh target sempurna.
Dari target Rp720,59 miliar dalam Perubahan APBD 2025, realisasi pendapatan mencapai Rp717,45 miliar atau 99,56 persen. Angka ini menjadi indikator kuat stabilitas fiskal sekaligus efektivitas pengelolaan pendapatan daerah di tengah berbagai tantangan ekonomi.
“LKPJ merupakan gambaran utuh pelaksanaan pemerintahan selama satu tahun anggaran, baik dari sisi program maupun kinerja keuangan,” ujar Iman.
Baca Juga: Dirut PLN Raih Penghargaan Green Leadership, PLN Borong 11 PROPER Emas KLH 2025
Tak hanya pada sisi pendapatan, belanja daerah juga menunjukkan disiplin eksekusi. Dari total anggaran Rp734,76 miliar, realisasi mencapai Rp672,79 miliar atau 91,56 persen. Meski belum maksimal terserap, angka tersebut mencerminkan upaya menjaga keseimbangan antara perencanaan dan implementasi anggaran.
Rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Kota Tebing Tinggi ini dipimpin Ketua DPRD Sakti Khadaffi Nasution bersama Wakil Ketua Muhammad Ikhwan dan Husin, serta dihadiri unsur Forkopimda dan jajaran pejabat daerah.
Wali Kota menegaskan bahwa penyampaian LKPJ merupakan kewajiban konstitusional kepala daerah sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019. Lebih dari sekadar formalitas, laporan ini menjadi instrumen evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif.
Baca Juga: Pemkab Langkat Dukung Taekwondo Masuk dalam Sekolah
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam memastikan arah pembangunan tetap berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Pembahasan lanjutan LKPJ dijadwalkan berlangsung pada awal Mei 2026 melalui rapat gabungan komisi. Forum ini akan menjadi ruang pendalaman, sekaligus penajaman rekomendasi terhadap kinerja pemerintah daerah ke depan.(mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan