Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Wajah Humanis Polres Labuhanbatu dalam Warung Presisi Gratis

Johan Panjaitan • Kamis, 9 April 2026 | 16:00 WIB
Penggalangan dana dari personel Polres Labuhanbatu untuk suksesi program Warung Polri Presisi. (Fajar/ Sumut Pos)
Penggalangan dana dari personel Polres Labuhanbatu untuk suksesi program Warung Polri Presisi. (Fajar/ Sumut Pos)

 

LABUHANBATU,  Sumutpos.jawapos.com- Seusai apel pagi di halaman Polres Labuhanbatu, Kamis (9/4/2026), suasana tak langsung bubar seperti biasa. Barisan tetap rapi, namun ada yang berbeda: sebuah kotak sedekah sederhana bergerak perlahan dari tangan ke tangan.

Tak ada instruksi kaku. Tak ada kewajiban. Namun satu per satu personel, dari berbagai satuan, dengan sukarela menyisihkan sebagian rezekinya. Koin dan lembaran rupiah jatuh beriringan—menciptakan bunyi kecil yang justru memantulkan makna besar: solidaritas.

Aksi itu bukan seremonial. Ia menjadi fondasi bagi lahirnya program Warung Polri Presisi Gratis, inisiatif sosial yang akan mulai berjalan Jumat (10/4/2026). Gagasan yang diinisiasi Kapolres Labuhanbatu, AKBP Wahyu Endrajaya, ini menyasar kebutuhan paling dasar masyarakat: makanan layak.

Baca Juga: ITS Kembangkan “Bensin Sawit”, Klaim Bisa Hemat 10 Persen BBM Konvensional

Setiap pagi, sebanyak 350 porsi sarapan lengkap akan disediakan secara cuma-cuma. Bukan sekadar pengganjal lapar, tetapi hidangan utuh—nasi hangat, lauk bergizi, sayur, hingga pelengkap manis seperti puding. Sasaran utamanya jelas: mereka yang kerap luput dari jangkauan kesejahteraan—lansia, pemulung, tukang ojek, hingga buruh harian.

Di balik angka-angka itu, ada kerja sunyi yang tak terlihat. Menghidupi program dengan skala tersebut tentu membutuhkan konsistensi, bukan hanya semangat sesaat. Di sinilah kotak sedekah menjadi simbol—bahwa keberlanjutan dibangun dari kepedulian kolektif.

Plt Kasi Humas Polres Labuhanbatu, IPTU Arwin, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kesadaran bersama, bukan sekadar instruksi struktural.

“Ini bentuk kepedulian kami. Apa yang kami kumpulkan hari ini, akan kembali ke masyarakat dalam bentuk nyata,” ujarnya.

Baca Juga: Pengedar Narkoba Simpan Sabu di Septi Tank

Lebih dari sekadar program sosial, Warung Polri Presisi menghadirkan wajah lain dari institusi kepolisian. Di tengah persepsi publik yang kerap terjebak pada fungsi penegakan hukum semata, langkah ini menjadi penyeimbang—bahwa di balik seragam, ada empati yang bekerja.

Dalam lanskap ekonomi yang belum sepenuhnya pulih, kehadiran seporsi makanan hangat bisa berarti lebih dari sekadar nutrisi. Ia adalah bentuk pengakuan bahwa negara, melalui aparatnya, masih hadir dan peduli.(fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#Presisi #polri #Warung Bebek Goreng Pawito #polres labuhanbatu #sedekah