Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Kendalikan Inflasi, Tebing Tinggi Perkuat Sinergi dan Siapkan Langkah Terukur

Johan Panjaitan • Jumat, 10 April 2026 | 20:45 WIB
RAPAT KERJA: Sekdako Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, memimpin Rapat Kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Mawar, Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (10/4/2026). (KOMINFO TEBINGTINGGI/SUMUT POS)
RAPAT KERJA: Sekdako Tebing Tinggi, Erwin Suheri Damanik, memimpin Rapat Kerja Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Ruang Mawar, Balai Kota Tebing Tinggi, Jumat (10/4/2026). (KOMINFO TEBINGTINGGI/SUMUT POS)

TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com-Pemerintah Kota Tebing Tinggi menegaskan komitmennya menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui penguatan strategi pengendalian inflasi. Upaya ini dipimpin langsung Sekretaris Daerah Kota, Erwin Suheri Damanik, dalam rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di Balai Kota, Jumat (10/4/2026).

Rapat tersebut menjadi forum penting untuk menyatukan langkah lintas instansi dalam merespons dinamika harga kebutuhan pokok yang terus berfluktuasi. Hadir dalam pertemuan itu unsur Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan Bank Indonesia, Bulog, Badan Pusat Statistik, serta lembaga terkait lainnya.

Dalam arahannya, Sekdako menekankan bahwa pengendalian inflasi tidak bisa dilakukan secara parsial. Dibutuhkan sinergi yang kuat dan berkelanjutan agar kebijakan yang diambil benar-benar berdampak pada daya beli masyarakat.

“Rapat ini tidak hanya mengevaluasi capaian, tetapi juga merumuskan langkah konkret ke depan agar pengendalian inflasi lebih efektif dan tepat sasaran,” ujarnya.

Baca Juga: PLN UID Sumatera Utara Raih 3 Penghargaan di Nusantara CSR Awards 2026

Dari Evaluasi ke Aksi Nyata

Sejumlah agenda strategis dibahas dalam rapat tersebut. Di antaranya penyusunan peta jalan (roadmap) pengendalian inflasi 2025–2027, evaluasi perkembangan ekonomi daerah, serta capaian Indeks Harga Konsumen (IHK).

Selain itu, hasil monitoring Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) terhadap kinerja TPID juga menjadi perhatian. Evaluasi ini diharapkan mampu memperkuat akuntabilitas sekaligus meningkatkan efektivitas program pengendalian inflasi.

Optimalisasi penggunaan APBD turut menjadi sorotan, khususnya dalam mendukung intervensi pasar guna menekan lonjakan harga komoditas pangan.

Menjaga Daya Beli, Memperkuat Ketahanan

Pengendalian inflasi pada akhirnya bermuara pada satu tujuan utama: menjaga daya beli masyarakat. Oleh karena itu, kebijakan yang dihasilkan dituntut tidak hanya responsif, tetapi juga adaptif terhadap kondisi lapangan.

Baca Juga: Kementan Perkuat Sektor Perbenihan Bawang Putih, DPR RI Dukung Peningkatan Produksi Dalam Negeri

Dalam forum tersebut juga dibahas strategi peningkatan pendapatan daerah tahun 2026 sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan fiskal. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan ruang intervensi pemerintah tetap terjaga.

Dengan kolaborasi lintas sektor yang semakin solid, Pemerintah Kota Tebing Tinggi optimistis mampu menjaga laju inflasi tetap terkendali. Stabilitas harga bukan hanya indikator ekonomi, tetapi juga fondasi kesejahteraan masyarakat.

Rapat TPID kali ini menegaskan satu hal: pengendalian inflasi bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan kerja kolektif yang menentukan arah stabilitas ekonomi daerah. (mag-3/han)

Editor : Johan Panjaitan
#ekonomi daerah #tpid #sekdako #inflasi