Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

220 CJH Labuhanbatu Siap Berangkat, Pemkab Matangkan Skema Perjalanan Aman dan Nyaman

Johan Panjaitan • Jumat, 10 April 2026 | 21:45 WIB
RAKOR: Rapat koordinasi persiapan pemberangkatan CJH asal Labuhanbatu tahun 2026 (Fajar/Sumut Pos)
RAKOR: Rapat koordinasi persiapan pemberangkatan CJH asal Labuhanbatu tahun 2026 (Fajar/Sumut Pos)

 

LABUHANBATU, Sumutpos.jawapos.com-Persiapan keberangkatan calon jemaah haji (CJH) Labuhanbatu tahun 1447 H/2026 M kian dimatangkan. Sebanyak 220 jemaah yang tergabung dalam Kloter 13 dijadwalkan bertolak menuju Asrama Haji Medan pada 5 Mei mendatang.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Labuhanbatu, Mahdan Munthe, menjelaskan seluruh jemaah akan terlebih dahulu berkumpul di titik pemberangkatan sebelum diberangkatkan secara terkoordinasi ke Medan.

“Seluruh jemaah akan dikonsolidasikan di lokasi pemberangkatan, kemudian bersama-sama menuju Asrama Haji Medan sesuai jadwal yang telah ditetapkan,” ujarnya dalam rapat koordinasi di ruang rapat bupati, Kamis (9/4/2026).

Rapat tersebut tidak sekadar formalitas, melainkan forum strategis untuk menyatukan kesiapan lintas instansi. Mulai dari manajemen transportasi, pengawalan lalu lintas, hingga skema pendampingan kesehatan menjadi fokus pembahasan.

Wakil Bupati Labuhanbatu, Jamri, menegaskan bahwa setiap tahapan harus dipastikan berjalan tanpa celah.

“Kita ingin seluruh proses berjalan aman, tertib, dan tanpa kendala, baik teknis maupun non-teknis,” tegasnya.

Baca Juga: Fery Sahputra Simatupang Nahkodai Pramuka Labusel, Misi Perkuat Karakter Generasi Muda

Salah satu perhatian utama adalah kesiapan armada bus yang akan mengangkut para jemaah. Jamri menginstruksikan pengecekan menyeluruh, mulai dari kondisi fisik kendaraan hingga aspek keselamatan.

“Pastikan kendaraan dalam kondisi prima—mesin, bahan bakar, hingga kenyamanan penumpang harus terjamin,” ujarnya.

Langkah ini menjadi krusial mengingat perjalanan menuju embarkasi merupakan tahap awal yang menentukan kenyamanan jemaah sebelum memasuki rangkaian ibadah haji.

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi. Ruang diskusi dibuka luas untuk menyerap masukan dan inovasi demi meningkatkan kualitas pelayanan.

Baca Juga: Sejumlah Tiang Listrik Tumbang akibat Cuaca Ekstrem, PLN Gerak Cepat Pulihkan Pasokan di Parapat

Pendekatan kolaboratif ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih humanis—tidak hanya administratif, tetapi juga memperhatikan aspek kenyamanan dan keselamatan jemaah.

Keberangkatan haji bukan sekadar mobilisasi manusia dari satu titik ke titik lain. Ia adalah perjalanan spiritual yang membutuhkan kesiapan fisik, mental, dan sistem pendukung yang solid.

Dengan persiapan yang matang dan koordinasi yang terstruktur, Pemkab Labuhanbatu berupaya memastikan setiap jemaah dapat memulai perjalanan sucinya dengan tenang dan penuh keyakinan.

Bagi 220 calon jemaah tersebut, 5 Mei bukan sekadar tanggal keberangkatan—melainkan awal dari perjalanan ibadah yang telah lama dinanti. (fdh/han)

Editor : Johan Panjaitan
#kloter 13 #asrama haji #cjh #CJH Asal Labuhanbatu