LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Wakil Bupati Labuhanbatu Selatan, Syahdian Purba Siboro, secara resmi meluncurkan Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Teluk Panji IV, Kecamatan Kampung Rakyat, Kamis (23/4/2026). Program ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelola pemerintahan desa berbasis data yang akurat dan terukur.
Dalam sambutannya, Syahdian menegaskan bahwa data memiliki peran penting sebagai fondasi utama dalam perumusan kebijakan pembangunan. Menurutnya, setiap keputusan yang diambil pemerintah harus didasarkan pada informasi yang valid agar tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Di era pembangunan saat ini, data adalah fondasi utama dalam pengambilan kebijakan yang tepat dan berkelanjutan,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga Cabuli 23 Siswi, Oknum Guru di Labusel Ditangkap
Melalui Program Desa Cantik, desa didorong untuk tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga bertransformasi sebagai subjek aktif yang mampu mengelola data secara mandiri. Data tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan untuk menyusun perencanaan pembangunan yang lebih efektif dan sesuai kebutuhan masyarakat.
Syahdian juga menekankan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan pemerintahan desa yang modern, transparan, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Selatan, lanjutnya, memberikan dukungan penuh terhadap implementasi program tersebut.
Desa Teluk Panji IV diharapkan dapat menjadi percontohan dalam pengelolaan data statistik desa, sehingga dapat direplikasi ke desa-desa lain di wilayah Labuhanbatu Selatan.
Baca Juga: Ammar Zoni Dijatuhi Hukuman 7 Tahun Penjara
“Dengan data yang akurat, kita dapat mengidentifikasi potensi desa, menentukan prioritas pembangunan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Pada kesempatan itu, Wabup juga menyampaikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik (BPS) atas dukungan dan pendampingan dalam pelaksanaan Program Desa Cantik. Ia berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus diperkuat demi kemajuan daerah dan peningkatan kualitas pembangunan berbasis data.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan