Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

433 Titik akan Dibangun Halte BRT di Sumatera Utara, Didanai APBN

Juli Rambe • Selasa, 28 April 2026 | 18:05 WIB
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan. (Dok: istimewa)
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS - Kepala Dinas Perhubungan Sumatera Utara, Yuda Pratiwi Setiawan, membenarkan adanya pembangunan halte Bus Rapid Transit (BRT) di sejumlah titik di Sumatera Utara, termasuk di kawasan Simpang Limun, Kota Medan. 

Proyek ini disebut merupakan bagian dari program pengembangan transportasi massal yang didanai langsung oleh pemerintah pusat.

Yuda menjelaskan bahwa pembangunan halte tersebut dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan melalui pendanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Baca Juga: Sidang Lahan Eks PTPN II Memanas, Mantan Kakanwil BPN Sumut Tegaskan Tak Ada Perubahan dari HGU ke HGB

“Benar, pembangunan halte BRT ini dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan menggunakan dana APBN. Salah satu titiknya berada di Simpang Limun, dan ada beberapa lokasi lainnya,” ujar Yuda saat dikonfirmasi Sumut Pos, Selasa (28/4/2026).

Berdasarkan data yang diterima awak media Dinas Perhubungan belum merinci seluruh titik pembangunan halte secara detail. 

Saat ditanya mengenai lokasi spesifik, Yuda menyebutkan bahwa pihaknya akan menyampaikan informasi tersebut secara bertahap.

“Nanti untuk rincian titik-titik lokasi lainnya akan kami informasikan lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun, total pembangunan halte BRT di Sumatera Utara mencapai 433 titik, yang tersebar di tiga wilayah administratif utama, yakni Kota Medan, Kota Binjai, dan Kabupaten Deliserdang.

Rincian berdasarkan wilayah administrasi:

Kota Medan: 6 big shelter, 44 small shelter, 257 bus pole (total 307 titik)

Kota Binjai: 1 big shelter, 6 small shelter, 9 bus pole (total 16 titik)

Kabupaten Deliserdang: 5 big shelter, 20 small shelter, 85 bus pole (total 110 titik)

Sementara itu, jika dilihat dari status jalan, pembangunan halte tersebar di jalan nasional, provinsi, serta jalan kota dan kabupaten.

Rincian berdasarkan status jalan:

Jalan Nasional: 223 titik (29 small shelter, 194 bus pole)

Jalan Provinsi: 77 titik (10 small shelter, 67 bus pole)

Wilayah Kota Medan: 117 titik (6 big shelter, 26 small shelter, 85 bus pole)

Kota Binjai: 1 titik (1 big shelter)

Kabupaten Deliserdang: 15 titik (5 big shelter, 5 small shelter, 5 bus pole)

Yuda menegaskan bahwa pembangunan halte BRT ini merupakan langkah strategis dalam mendorong sistem transportasi publik yang lebih modern, terintegrasi, dan ramah bagi masyarakat.

“Dengan adanya halte yang memadai dan tersebar di banyak titik, diharapkan masyarakat semakin tertarik menggunakan transportasi umum. Ini juga bagian dari upaya kita mengurangi kemacetan dan meningkatkan mobilitas warga,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama pemerintah pusat berharap proyek ini dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di kawasan perkotaan yang padat aktivitas seperti Medan dan sekitarnya. (san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#halte brt #jumlah halte brt #proyek apbn #Dishub Sumut