Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Batu Bara Tegaskan Dukungan Hilirisasi, Siapkan SDM untuk KEK Sei Mangkei

Johan Panjaitan • Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB
Wakil Bupati Baru Bara Syafrizal , S.E., M.AP.,saat hadiri Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Simalungun, Rabu (29/4/2026). (Komimfo.Batubara/ Sumut Pos)
Wakil Bupati Baru Bara Syafrizal , S.E., M.AP.,saat hadiri Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei, Simalungun, Rabu (29/4/2026). (Komimfo.Batubara/ Sumut Pos)

 

PERDAGANGAN, Sumutpos.Jawapos.com-Pemerintah Kabupaten Batu Bara menegaskan komitmennya dalam mendukung agenda besar hilirisasi industri nasional yang digagas Presiden RI. Dukungan tersebut diwujudkan melalui kesiapan penyediaan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk menunjang kebutuhan industri di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.

Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Batu Bara, Syafrizal, saat menghadiri Groundbreaking Proyek Hilirisasi Fase II di KEK Sei Mangkei, Kabupaten Simalungun, Rabu (29/4/2026).

Menurut Syafrizal, keterlibatan daerah tidak hanya sebatas dukungan administratif, tetapi juga pada kesiapan tenaga kerja lokal yang memiliki keahlian dan daya saing di sektor industri.

“Pemerintah Kabupaten Batu Bara siap mendukung penuh program hilirisasi Presiden dengan menyiapkan SDM yang ahli dan berkompeten untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di kawasan industri,” ujarnya.

Baca Juga: Nottingham Forest vs Aston Villa: Di Persimpangan Degradasi dan Mimpi Eropa

Groundbreaking proyek hilirisasi fase II ini merupakan bagian dari agenda strategis nasional yang diresmikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto secara terpusat dari Cilacap, Jawa Tengah. Secara keseluruhan, proyek ini mencakup 13 pengembangan industri di berbagai daerah dengan nilai investasi mencapai Rp116 triliun.

Di KEK Sei Mangkei sendiri, pengembangan difokuskan pada industri berbasis kelapa sawit, yakni oleofood dan biodiesel. Peresmian kegiatan di lokasi tersebut turut melibatkan pemerintah daerah serta pimpinan perusahaan yang tergabung dalam kawasan industri.

Selain kesiapan SDM, Pemkab Batu Bara juga menyatakan komitmennya dalam mendukung ketersediaan bahan baku, khususnya komoditas kelapa sawit yang menjadi tulang punggung industri hilirisasi di wilayah tersebut.

“Pemenuhan bahan baku sawit menjadi bagian penting yang akan kami dorong, agar industri oleofood dan biodiesel dapat berjalan optimal,” tambah Syafrizal.

Baca Juga: Buang Nyeri Haid dengan Minuman Herbal Ini: Menstruasi Lancar tanpa Kram Perut

Secara nasional, proyek hilirisasi ini diproyeksikan menjadi motor penggerak nilai tambah ekonomi sekaligus membuka hingga 600 ribu lapangan kerja baru. Berbagai sektor strategis turut dikembangkan, mulai dari energi, pertambangan, hingga industri pengolahan berbasis sumber daya alam.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa hilirisasi merupakan kunci utama dalam memperkuat kemandirian ekonomi nasional.

“Hilirisasi adalah jalan menuju kebangkitan Indonesia. Nilai tambah harus dinikmati di dalam negeri dan kemakmuran dirasakan seluruh rakyat,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan nasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat.(lib/han)

Editor : Johan Panjaitan
#proyek hilirisasi #sdm #KEK Sei Mangkei #sawit #tenaga kerja