Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Peringati Mayday 2026, Ribuan Buruh akan Aksi di Kantor Gubernur dan DPRD Sumut

Juli Rambe • Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB
Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo. (Dok: Istimewa)
Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo. (Dok: Istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Ribuan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan Serikat Pekerja Serikat Buruh (SPSB) akan menggelar aksi unjuk rasa (unras), di Kantor Gubernur dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumut.

Aksi ini dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional atau Mayday yang jatuh pada Jumat (1/5).

Demikian disampaikan Ketua Partai Buruh Sumut, Willy Agus Utomo didampingi Sekretaris Ijon Tuah Hamonangan Purba kepada sejumlah wartawan, Kamis (30/4) petang.

Baca Juga: Kritik Tajam Shohibul Anshor Siregar atas LKPJ Medan 2025, Proyek Drainase Tanpa Konsep Itu Pemborosan Negara

Adapun, dalam aksi nanti, pihaknya mengusung beberapa poin tuntutan, baik secara nasional dan daerah, yakni segera sahkan Undang Undang (UU) Ketenagakerjaan baru yang pro buruh, hapus outsourcing, dan tolak upah murah.

Sedangkan, sambung Willy, untuk tuntutan daerah, yakni menuntut Gubernur Sumut memberikan perumahaan murah layak huni, selesaikan kasus perburuhan di Sumut, tolak Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) massal di Sumut, di antaranya PHK terhadap pekerja/buruh di PT Toba Pulp Lestari (TPL) dan berikan tanah untuk petani di Sumut.

"Kami meminta agar Gubsu Bobby Nasution dapat menemui massa aksi Mayday dan menerima semua aspirasi Partai Buruh secara langsung," tegasnya.

Dalam hal ini, lanjut Willy, massa aksi juga mengancam akan mencari Gubernur Sumut Bobby jika tidak dapat menerima atau menemui massa buruh yang melaksanakan aksi pada Hari Buruh.

"Ya kalau tidak ada di Kantor Gubsu, kami akan tunggu dan cari pak Bobby dimanapun ia merayakan Mayday, tapi bentuknya juga tentatif," bebernya.

Willy berharap, dalam aksi Hari Buruh ini, Gubernur Sumut dapat hadir, menurutnya selain tuntutan nasional, banyak persoalan perburuhan dan masalah rakyat Sumut yang perlu kebijakan langsung dari Bobby Nasution, salah satunya membahas masalah badai PHK yang juga terdampak di Sumut di antaranya PHK massal buruh PT TPL yang sudah di depan mata.

"Nasib ribuan buruh TPL itu butuh kebijakan bapak Gubsu dalam mencari solusi dampak dari PHKnya, selain hak hak buruh yang belum tentu sesuai diberikan nantinya, serta penolakan pekerja atas PHK. Jadi kita minta Gubsu juga memikirkan jalan terbaiknya," harapnya.

Sementara itu, Sekretaris Partai Buruh Sumut, Ijon Tuah Hamonangan Purba menyampaikan, pada aksi nanti pihaknya akan mengerahkan sedikitnya seribuan massa buruh dan petani yang berasal dari daerah Medan, Deliserdang, Serdangbedagai (Sergai), Langkat, Binjai dan Tebingtinggi, serta elemen Serikat Pekerja dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumut, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Sumut dan Serikat Petani Indonesia (SPI).

"Titik kumpul massa aksi, yakni di depan Istana Maimun, sekira pukul 10.00 WIB dan massa aksi long march menuju Kantor Gubsu serta Kantor DPRD Sumut. Kita berharap polisi yang mengawal aksi dapat humanis," tutup Ijon. (dwi/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#may day #partai buruh #Tuntutan para buruh