Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sambut Kloter 09, Kakanwil Kemenhaj Sumut Tekankan untuk Hindari Makanan Luar Asrama

Juli Rambe • Kamis, 30 April 2026 | 23:00 WIB
Kakanwil Kemenhaj Sumut saat berbincang dengan jamaah haji Kloter 9. (Dok: istimewa)
Kakanwil Kemenhaj Sumut saat berbincang dengan jamaah haji Kloter 9. (Dok: istimewa)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Dr. H. Zulkifli Sitorus MA, mengingatkan jamaah haji Kloter 09 Embarkasi Medan agar menjaga kesehatan, disiplin mengikuti aturan, serta tidak sembarangan menerima makanan dari luar asrama demi kelancaran keberangkatan menuju Tanah Suci.

Pesan itu disampaikan saat menerima 359 jamaah haji Kloter 09 di Aula Jabal Nur Asrama Haji Medan, Kamis (30/04/2026) sekira pukul 17.20 WIB.

“Kami berharap setelah pemeriksaan kesehatan nanti tidak ada hambatan sehingga seluruh jamaah dapat diberangkatkan menuju Madinatul Munawwarah. Karena itu, jaga kesehatan, istirahat yang cukup, dan jangan terlalu banyak menerima tamu,” tegas Zulkifli Sitorus di hadapan ratusan jamaah.

Dalam arahannya, Kakanwil menyampaikan rasa syukur atas tibanya seluruh jamaah di embarkasi dengan selamat setelah menempuh perjalanan panjang dari daerah masing-masing, seperti Kabupaten Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Kota Sibolga, dan Kabupaten Simalungun.

Ia mengatakan Asrama Haji Medan menjadi titik kumpul penting sebelum jamaah diberangkatkan menuju Tanah Suci.

“Kami menyambut bapak dan ibu dengan gembira dan tangan terbuka. Alhamdulillah perjalanan menuju embarkasi berjalan lancar dan tidak terburu-buru. Mudah-mudahan seluruh jamaah diberikan kesehatan hingga keberangkatan besok hari,” ujarnya.

Zulkifli juga secara khusus mengingatkan jamaah agar tidak mengonsumsi makanan dari luar asrama karena dikhawatirkan dapat mengganggu kondisi kesehatan menjelang keberangkatan.

“Jangan banyak menerima makanan dari luar. Kadang makanan yang tidak sesuai bisa mengganggu pencernaan dan akhirnya memengaruhi kesehatan jamaah. Nikmati makanan yang sudah disiapkan panitia karena semuanya telah diatur untuk menjaga kondisi bapak dan ibu,” katanya.

Selain kesehatan, Kakanwil turut menekankan pentingnya menjaga dokumen perjalanan, khususnya kartu Nusuk yang menjadi syarat utama dalam pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi.

“Kalau paspor menjadi syarat masuk ke negara orang, maka kartu Nusuk menjadi syarat memasuki tempat-tempat suci, termasuk untuk tawaf dan wukuf di Arafah. Karena itu, kartu Nusuk harus benar-benar dijaga,” tegasnya lagi.

Kloter 09 Embarkasi Medan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada Jumat, 1 Mei 2026. Berdasarkan data manifes, kloter ini terdiri atas 359 jamaah dan petugas, dengan rincian 210 jamaah berasal dari Kabupaten Padang Lawas, 106 jemaah dari Kabupaten Padang Lawas Utara, 30 jamaah dari Kota Sibolga, dan tujuh jamaah dari Kabupaten Simalungun.

Dalam proses penerimaan, seluruh jamaah mengikuti pelayanan satu atap yang meliputi pemeriksaan administrasi, pembagian kartu Nusuk melalui ketua regu, hingga pemeriksaan kesehatan akhir sebelum keberangkatan.

Penerimaan berlangsung khidmat dan tertib. Para jamaah tampak disiplin mengikuti seluruh tahapan pelayanan embarkasi yang telah ditetapkan panitia.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Padang Lawas Utara Kamaruddin Siregar, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kota Sibolga Safrial Bahri Siregar, Kepala Bidang Pembinaan, serta unsur pelayanan satu atap dari Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara, Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan Medan, Garuda Indonesia, Kantor Imigrasi, dan BRI.

Berdasarkan data kloter, jamaah termuda atas nama Abdul Halim Siregar berusia 24 tahun asal Kabupaten Padang Lawas, sedangkan jamaah tertua atas nama Roin Siregar berusia 86 tahun asal Kabupaten Padang Lawas Utara. (mag-2/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#kemenhaj sumut #Embarkasi Medan #jamaah haji asal Sumut #Kloter 9