Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BPSDM Sumut Dorong ASN Kuasai AI dan Kompetensi Digital

Juli Rambe • Jumat, 8 Mei 2026 | 19:37 WIB
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara, Agustinus Panjaitan. (Dok: Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara, Agustinus Panjaitan. (Dok: Ihsan Syahreza/ Sumut Pos)

 

MEDAN, SUMUT POS- Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Sumatera Utara, Agustinus Panjaitan, menegaskan bahwa pengembangan kompetensi Aparatur Sipil Negara (ASN) menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan birokrasi modern dan perkembangan teknologi digital yang terus berubah.

Menurut Agustinus, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini terus mendorong peningkatan kualitas SDM ASN melalui berbagai program pembelajaran, kolaborasi internasional, hingga pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).

“ASN harus terus belajar dan mengembangkan kompetensinya agar tetap relevan dengan tugas pokoknya serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien,” ujar Agustinus saat memberikan keterangan ya di kantor Gubernur Sumut, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga: Polda Sumut Masih Dalami Kasus Dugaan Perselingkuhan Karyawan BRI

Ia menjelaskan, BPSDM Sumut tidak hanya membuka kerja sama dengan perguruan tinggi di dalam negeri, tetapi juga mulai menjajaki kolaborasi internasional melalui sistem pembelajaran jarak jauh atau e-learning dengan sejumlah negara, seperti Singapura dan India.

Menurutnya, Singapura dipilih karena memiliki sistem pembinaan ASN terbaik di Asia Tenggara, sedangkan India dikenal unggul dalam pengembangan teknologi digital.

“Kita mencoba menjajaki kolaborasi dengan Singapura karena mereka berada di posisi pertama indeks performa ASN di Asia Tenggara, sementara Indonesia di posisi kedua. India juga menjadi perhatian karena sangat maju dalam pemanfaatan teknologi,” katanya.

Agustinus mengatakan, kerja sama tersebut dapat dilakukan melalui konsulat atau perwakilan negara sahabat yang berada di Kota Medan sehingga mempermudah menghadirkan narasumber dan tenaga ahli tanpa harus langsung ke negara tujuan.

Selain kerja sama internasional, Pemprov Sumut juga terus memperkuat sistem manajemen talenta ASN. Dalam sistem tersebut, ASN dipetakan berdasarkan potensi dan kinerja untuk menentukan pola pengembangan kompetensi yang sesuai.

“ASN diprofilkan berdasarkan potensi dan kinerjanya. Nantinya ada intervensi pembelajaran yang berbeda untuk setiap kategori agar ASN yang masih di level bawah bisa meningkat, sementara yang sudah berada di level atas dapat mempertahankan performanya,” jelasnya.

Ia menambahkan, metode pembelajaran juga dibedakan berdasarkan kebutuhan. ASN di level awal lebih banyak diberikan formal learning berupa teori dan regulasi, sedangkan ASN dengan kemampuan lebih tinggi diarahkan pada experiential learning atau pembelajaran berbasis pengalaman.

Untuk mendukung hal tersebut, BPSDM Sumut telah menyusun Human Capital Development Plan lima tahunan guna memetakan kebutuhan kompetensi ASN secara berkelanjutan. (san/ram)

 

Editor : Juli Rambe
#ASN harus kuasai AI #ASN Sumut kerja sama dengan Singapura dan India #BPSDM Sumut