Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Seorang Pejalan Kaki Terkapar Disambar Kereta Api di Lubukpakam

Johan Panjaitan • Jumat, 8 Mei 2026 | 20:30 WIB
Warga mengevakuasi korban kecelakaan kereta api guna di bawa ke Rumah Sakit. (Batara/Sumut Pos)
Warga mengevakuasi korban kecelakaan kereta api guna di bawa ke Rumah Sakit. (Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com-Suasana di sekitar rel kereta api Dusun Pelak, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deliserdang, mendadak gempar pada Jumat (8/5/2026) pagi. Seorang pemuda bernama Refi Anggara (20) ditemukan terkapar dengan luka serius setelah diduga tersambar kereta api saat berjalan di pinggir rel.

Korban diketahui merupakan warga Desa Suka Mandi Hilir yang kini berdomisili di Gang Purwo, Desa Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 10.00 WIB. Warga yang mengetahui kejadian langsung berupaya memberikan pertolongan dan menghubungi kepala dusun setempat untuk penanganan lebih lanjut.

Tak lama berselang, masyarakat berdatangan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi korban yang mengalami luka di bagian kepala dan kaki. Refi kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Sari Mutiara Lubuk Pakam guna mendapatkan perawatan medis.

Salah seorang warga, Agung, mengaku dirinya berada tidak jauh dari lokasi saat kejadian terjadi. Ketika itu ia tengah mengendarai becak motor untuk mengantar air isi ulang ke Gang Pelak.

“Saya lihat ramai kali di dekat rel itu. Rupanya ada korban ditabrak kereta api. Langsung saya bantu bawa ke Rumah Sakit Sari Mutiara. Petugas kereta api juga ikut mengantar korban,” ujar Agung.

Baca Juga: Usulan Pansus Plasma Dinilai Mandek, IWO Batu Bara Siap Turun ke Jalan

Menurutnya, kondisi korban saat dievakuasi masih sadar dan sempat meminta pertolongan kepada warga.

“Waktu saya bawa dia masih sadar. Dia bilang, ‘tolong bang, tolong bang’. Lukanya di bagian kepala sama kaki. Informasinya korban sedang jalan kaki di pinggir rel,” katanya.

Kepala Desa Sekip, Rahmat, mengaku belum menerima laporan resmi saat dikonfirmasi terkait kejadian tersebut. Ia menyebut akan segera berkoordinasi dengan kepala dusun setempat untuk memastikan informasi yang beredar.

“Belum dapat info. Ini mau saya tanyakan dulu ke Kepala Dusun Pelak,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kepala Dusun Pelak, Rizal, membenarkan identitas korban dan menyebut Refi merupakan warga Desa Suka Mandi Hilir yang saat ini tinggal di Desa Bakaran Batu.

“Info sementara namanya Refi Anggara. Di kartu keluarga alamatnya Suka Mandi Hilir, domisili di Bakaran Batu Gang Purwo. Sekarang masih dirawat di Rumah Sakit Sari Mutiara,” kata Rizal.(btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pejalan kaki #kereta api #Luka Serius