LABUSEL, Sumutpos.jawapos.com-Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Labuhanbatu Selatan diharapkan tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepengurusan. Lebih dari itu, forum tersebut dinilai harus menjadi momentum memperkuat persatuan pemuda serta merumuskan arah perjuangan organisasi ke depan.
Pesan itu disampaikan Bupati Labuhanbatu Selatan, Fery Sahputra Simatupang, saat menghadiri pembukaan Musda KNPI di Aula Santun Berkata Bijak Berkarya (SBBK), Kotapinang, Rabu (13/5/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Labuhanbatu Selatan Irmayanti Siregar, anggota DPRD Zulfikli Nasution dan Angginatul Ladomi, Sekretaris Daerah M Reza Pahlevi Nasution, Ketua KNPI Sumatera Utara Aldi Syahputra Siregar, para ketua organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Baca Juga: Pengedar Ekstasi Asal Sergai Divonis 7,5 Tahun Penjara, Didenda Rp1 Miliar
Dalam sambutannya, Fery menegaskan Musda merupakan ruang penting untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus membangun semangat baru bagi organisasi kepemudaan terbesar tersebut.
“Musyawarah daerah bukan hanya agenda pergantian kepengurusan, tetapi momentum evaluasi, konsolidasi, dan penentuan arah perjuangan KNPI ke depan,” ujar Fery.
Mantan Ketua DPD KNPI Labuhanbatu Selatan itu berharap forum tersebut mampu melahirkan gagasan-gagasan besar yang dapat memperkuat peran KNPI dalam pembangunan daerah maupun pemberdayaan generasi muda.
Ia juga mengingatkan agar dinamika organisasi yang terjadi selama proses Musda tidak menimbulkan perpecahan di kalangan pemuda.
Menurutnya, KNPI harus tetap menjadi rumah besar yang mampu menyatukan berbagai organisasi kepemudaan, meskipun memiliki perbedaan pandangan dan kepentingan.
“Jangan sampai Musda meninggalkan perpecahan. Siapapun yang nantinya terpilih menjadi ketua, itulah pilihan terbaik organisasi yang harus kita dukung bersama,” tegasnya.
Fery menilai pemuda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan daerah. Karena itu, KNPI diharapkan tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi juga mampu menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan di Labuhanbatu Selatan.
Baca Juga: Bumi Balakka Segera Miliki Polres Sendiri, Wakapolda Sumut Tinjau Langsung Lokasi Mako
Dalam kesempatan itu, Fery juga mengenang perjalanan organisasinya saat memimpin KNPI. Ia mengakui masih terdapat berbagai kekurangan selama masa kepemimpinannya, namun berbagai program sosial, olahraga, dan kegiatan kemasyarakatan dapat berjalan karena soliditas seluruh kader.
Di akhir sambutannya, Fery menyampaikan permohonan maaf apabila selama memimpin KNPI terdapat kesalahan maupun kekhilafan. Ia mengajak seluruh elemen pemuda untuk terus menjaga semangat gotong royong, persatuan, dan pengabdian kepada masyarakat.
Usai memberikan arahan, Fery turut membagikan pengalaman perjalanan organisasinya, mulai dari memimpin KNPI hingga dipercaya menjadi Bupati Labuhanbatu Selatan. Kisah tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi para pemuda yang hadir agar terus aktif berkontribusi dan mengambil peran dalam pembangunan daerah.(mag-5/han)
Editor : Johan Panjaitan