LABUHANBATU UTARA, Sumutpos.jawapos,com-Musibah kebakaran yang melanda Persulukan Babussalam Merbau di Kabupaten Labuhanbatu Utara meninggalkan duka bagi jamaah Tarekat Naqsabandiyah Alkholidiah. Di tengah upaya pemulihan pascakebakaran, bantuan mulai berdatangan, termasuk dari anggota Komisi I DPR RI daerah pemilihan Sumatera Utara II, Trinovi Khairani Sitorus.
Politikus muda itu menyalurkan bantuan berupa sejumlah material dan perlengkapan dapur kepada pengurus persulukan pada Selasa (19/5/2026), sebagai bentuk respons cepat atas musibah kebakaran yang terjadi sehari sebelumnya.
Kebakaran terjadi menjelang subuh pada Senin (18/5/2026). Api diduga berasal dari korsleting listrik dan melalap gudang persulukan yang menyimpan berbagai perlengkapan kegiatan keagamaan serta peralatan operasional.
Baca Juga: Mahasiswa Desak Kejari Usut Dugaan Korupsi Anggaran Obat RSUD Gunung Tua, Direktur Diminta Dicopot
Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden tersebut menyebabkan kerugian material cukup besar. Sejumlah barang dilaporkan hangus terbakar, di antaranya satu unit sepeda motor Supra 125, mesin dompeng, mesin penghisap air, dua unit sepeda, perlengkapan dapur, perlengkapan STM, kursi, hingga teratak.
Api akhirnya berhasil dipadamkan berkat kerja sama warga dan petugas pemadam kebakaran yang turun ke lokasi.
Dalam penyerahan bantuan, Trinovi menyampaikan harapannya agar musibah tersebut tidak mengganggu aktivitas spiritual para jamaah suluk, terutama menjelang pelaksanaan persulukan pada bulan Muharam.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap lembaga keagamaan dan masyarakat yang tertimpa musibah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial yang harus terus dijaga.
Pihak Persulukan Babussalam Merbau melalui perwakilan Tuan Guru Kampung Sawah, Harun Sitorus, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan.
Baca Juga: Residivis Asal Deli Serdang Ditangkap di Labura, Polisi Sita 15 Bungkus Sabu Seberat 72 Gram
“Terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh Ibu Trinovi Khairani Sitorus,” ujarnya.
Menurut Harun, bantuan tersebut sangat berarti, terutama karena kondisi pimpinan persulukan yang tengah sakit serta kebutuhan mendesak menjelang pelaksanaan kegiatan suluk.
“Kebutuhan menjelang persulukan pada bulan Muharam cukup besar. Bantuan ini sangat membantu dan diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung kegiatan keagamaan,” katanya.(fdh/han)
Editor : Johan Panjaitan