Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pertamini di Gunung Tua Paluta Ludes Terbakar, Warga Sempat Panik

Johan Panjaitan • Minggu, 31 Mei 2026 | 13:00 WIB
Kebakaran Pertamini, di lingkungan 1 Gunung tua, diduga akibat puntung rokok. (Mitra Harahap/Sumut Pos)
Kebakaran Pertamini, di lingkungan 1 Gunung tua, diduga akibat puntung rokok. (Mitra Harahap/Sumut Pos)

 

PALUTA, Sumutpos.jawapos.com – Suasana Minggu pagi di Lingkungan I, Gunung Tua, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), mendadak berubah mencekam. Sebuah kios bahan bakar minyak (BBM) eceran atau Pertamini hangus dilalap si jago merah dalam peristiwa kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (31/5/2026).

Kobaran api yang membumbung tinggi dari lokasi kejadian sontak mengundang perhatian warga. Kepanikan sempat melanda masyarakat sekitar karena titik kebakaran berada di kawasan yang cukup padat aktivitas, tepat di dekat Aroma Bakery Gunung Tua dan sejumlah bangunan usaha lainnya.

Warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan keluar rumah dan toko untuk menyelamatkan diri sekaligus menyaksikan upaya pemadaman yang dilakukan petugas. Kekhawatiran terbesar saat itu adalah kemungkinan api merembet ke bangunan di sekitarnya mengingat Pertamini menyimpan bahan bakar yang mudah terbakar.

Baca Juga: Patroli Timsus Anti Begal Polres Binjai Berbuah Hasil, Motor Curian dari Langsa Berhasil Dipulangkan

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Aparat kepolisian bersama pihak terkait masih melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) guna memastikan sumber api yang memicu kebakaran tersebut.

Seorang warga setempat, Pulungan, mengatakan berbagai dugaan berkembang di tengah masyarakat. Salah satunya menyebutkan kebakaran dipicu oleh puntung rokok yang diduga menyambar bahan bakar di lokasi.

“Belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran. Ada warga yang menduga karena puntung rokok, tetapi itu masih sebatas informasi yang berkembang di masyarakat,” ujarnya.

Begitu menerima laporan, petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Padang Lawas Utara langsung bergerak menuju lokasi. Dengan peralatan yang tersedia, petugas berjibaku melawan kobaran api yang terus membesar akibat keberadaan bahan bakar di dalam kios.

Upaya pemadaman berlangsung cukup menegangkan. Petugas berusaha mengisolasi titik api agar tidak menjalar ke bangunan lain, termasuk Aroma Bakery yang berada tidak jauh dari lokasi kebakaran.

Baca Juga: Polsek Marbau Ringkus Pemilik 1,71 Gram Sabu di Pinggir Rel Kereta Api

Berkat kerja cepat petugas, api akhirnya berhasil dikendalikan sebelum meluas ke area sekitar. Tidak ada laporan korban jiwa maupun korban luka dalam insiden tersebut.

Meski demikian, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan cukup besar. Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendataan untuk menghitung nilai kerugian yang ditimbulkan.

Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi penyimpanan maupun penjualan bahan bakar yang memiliki tingkat risiko tinggi terhadap percikan api dan sumber panas lainnya.

Sementara itu, aparat kepolisian masih terus mendalami penyebab kebakaran guna memastikan apakah insiden tersebut murni kecelakaan atau dipicu faktor lain. (mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#peramini #kebakaran #penyebab kebakaran