Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

PT Dairi Prima Mineral Salurkan 1.400 Bibit Kemiri dan Kopi untuk Petani Silima Pungga-Pungga

Johan Panjaitan • Kamis, 4 Juni 2026 | 22:03 WIB
BAGI BIBIT:  PT Dairi Prima Mineral membagikan ribuan bibit kemiri dan kopi kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kamis (4/6/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)
BAGI BIBIT: PT Dairi Prima Mineral membagikan ribuan bibit kemiri dan kopi kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kamis (4/6/2026). (RUDY SITANGGANG/SUMUT POS)

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com – PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) menyalurkan sebanyak 1.400 batang bibit kemiri dan kopi kepada petani di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi. Program ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan sekaligus pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar wilayah operasional.

Kegiatan tersebut digelar dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 (World Environment Day 2026) yang diperingati setiap 5 Juni.

Penyerahan bibit berlangsung di Kantor Camat Silima Pungga-Pungga dan turut dihadiri Dinas Lingkungan Hidup Dairi, pemerintah kecamatan, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan petani dari berbagai desa.

Dorong Ekonomi Lokal dan Kelestarian Lingkungan

Chief Legal and External Relation Officer PT DPM, Radianto Arifin, mengatakan bahwa selain penyerahan bibit, kegiatan juga dirangkai dengan penanaman pohon bersama di Desa Longkotan sebagai simbol komitmen menjaga kelestarian alam.

“Ini merupakan wujud nyata komitmen PT Dairi Prima Mineral dalam mendukung pemberdayaan petani sekaligus menjaga kelestarian lingkungan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Radianto, seperti dalam rils yang diterima Sumutpos.jawapos.com, Kamis (4/6/2026).

Ia menambahkan, momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi pengingat penting bagi perusahaan untuk terus menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan yang sejalan dengan perlindungan lingkungan.

Kolaborasi dengan Masyarakat dan Pemuda

Dalam pelaksanaannya, PT DPM juga menggandeng organisasi pemuda Aliansi Masyarakat Lingkar Tambang (Almas Lintang) sebagai bentuk sinergi dengan masyarakat lokal.

Menurut Radianto, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menunjukkan bahwa pembangunan daerah dapat dilakukan secara kolaboratif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Langkat, Pohon Tumbang Timpa Mobil dan Sempat Lumpuhkan Arus Lalu Lintas

“Kami percaya, dengan kerja sama yang baik antara perusahaan dan masyarakat, pembangunan di Dairi dapat berjalan lebih optimal dan memberi manfaat luas,” katanya.

Program Berkelanjutan di Sektor Pertanian dan Perikanan

Selain program pembagian bibit, PT DPM juga telah menjalankan berbagai inisiatif Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM). Pada April 2026, perusahaan menginisiasi demonstration plot (demplot) budidaya ikan air tawar di Desa Polling Anak-anak sebagai percontohan usaha perikanan berkelanjutan.

Sebanyak 13 peserta mengikuti pelatihan intensif yang mencakup pengelolaan kolam, pengujian kualitas air, manajemen pakan, hingga teknik budidaya yang lebih profesional.

Di sektor agribisnis, PT DPM juga mendorong penguatan komoditas unggulan daerah seperti kopi robusta, kakao, dan durian melalui pelatihan teknis bersama Dinas Pertanian, PPL, pemerintah desa, dan kelompok tani. Sebanyak 47 petani terpilih telah mengikuti program peningkatan kapasitas di wilayah Sopogadong dari total 200 calon peserta.

Komitmen Pembangunan Berkelanjutan

Radianto menegaskan bahwa seluruh program yang dijalankan perusahaan merupakan bentuk komitmen untuk mengintegrasikan pembangunan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan.

“Pembangunan pertanian dapat berjalan beriringan dengan industri pertambangan, selama semua pihak berkomitmen menjaga keseimbangan dan keberlanjutan,” pungkasnya.(rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#bibit kemiri #petani #kopi #PT DPM