Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

JMKT Gelar Safety Campaign di Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi, Tekankan Aman, Nyaman, dan Sehat

Johan Panjaitan • Selasa, 9 Juni 2026 | 19:29 WIB
PT JMKT Melaksanakan Kampanye Keselamatan Berkendara di Jalan Tol Medan Kualanamu Tebing Tinggi. (Batara/Sumut Pos)
PT JMKT Melaksanakan Kampanye Keselamatan Berkendara di Jalan Tol Medan Kualanamu Tebing Tinggi. (Batara/Sumut Pos)

 

LUBUKPAKAM, Sumutpos.jawapos.com – PT Jasa Marga Kualanamu Tol (JMKT) kembali mengintensifkan kampanye keselamatan berkendara (safety campaign) bagi pengguna jalan di ruas Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi. Kegiatan yang dipusatkan di Rest Area Teluk Mengkudu, Selasa (9/6/2026) ini menjadi bagian dari upaya menekan angka kecelakaan yang masih menunjukkan tren mengkhawatirkan.

Mengusung tema “Aman, Nyaman, dan Sehat”, kampanye ini dihadiri jajaran manajemen JMKT dan JMTO, serta unsur kepolisian dari Kanit PJR Iptu FL Tobing bersama personel terkait. Kegiatan ini menitikberatkan pada edukasi langsung kepada pengendara, khususnya pengemudi angkutan barang dan bus lintas.

Manager Operasi PT JMKT, Hafrianto, menegaskan bahwa keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama pengelola tol. Ia mengungkapkan, hingga pertengahan tahun ini angka fatalitas kecelakaan di ruas tersebut sudah menyamai total kejadian pada tahun sebelumnya.

“Situasi ini menjadi peringatan serius bagi kita semua. Harapan kami, melalui sosialisasi yang berkelanjutan, tidak hanya angka kecelakaan yang bisa ditekan, tetapi juga tidak ada lagi korban jiwa di jalan tol ini,” ujarnya.

Baca Juga: Sebaiknya Anda Tahu: Ini Lima Penyebab Bau Kaki selain Soal Sepatu dan Kebersihan

Hafrianto menjelaskan, sebagian besar kecelakaan yang terjadi didominasi oleh tabrak belakang, terutama melibatkan kendaraan non-golongan I. Faktor penyebabnya beragam, mulai dari lampu rem yang tidak berfungsi, minimnya reflektor pada kendaraan berat, hingga kendaraan dengan muatan berlebih (overload) yang berdampak pada ketidakstabilan kecepatan di jalan tol.

Senada dengan itu, Manager Area JMTO Reza Maulana menekankan pentingnya edukasi berkelanjutan kepada para pengemudi. Dalam kegiatan ini, pihaknya juga melakukan pemasangan stiker reflektif sebagai upaya meningkatkan visibilitas kendaraan di jalan.

“Kampanye seperti ini perlu dilakukan secara rutin agar kesadaran pengemudi terus meningkat,” katanya.

Sementara itu, Kanit PJR Iptu FL Tobing menyoroti faktor kelelahan dan kelalaian pengemudi sebagai pemicu utama kecelakaan, terutama pada kendaraan kecil yang kerap menabrak bagian belakang truk.

“Sekitar 90 persen kecelakaan di ruas ini adalah tabrak belakang. Salah satu penyebab utamanya adalah pengemudi mengantuk serta minimnya penerangan atau lampu kendaraan, khususnya truk. Ini harus menjadi perhatian serius,” tegasnya.

Baca Juga: The People's Cafe dan Bu Rudy Hadirkan Cita Rasa Nusantara dengan Sentuhan Modern di Medan

Ia juga mengimbau para sopir untuk tidak memaksakan diri saat merasa lelah. “Jika mengantuk, segera berhenti di rest area. Istirahat sejenak jauh lebih baik daripada memaksakan perjalanan yang berisiko,” tambahnya.

Selain edukasi, kampanye ini juga dirangkai dengan pemeriksaan kesehatan bagi pengemudi serta pembagian makanan ringan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi fisik para sopir yang melintasi jalur padat tersebut.

Melalui kegiatan ini, JMKT berharap kesadaran keselamatan berkendara semakin meningkat, terutama di kalangan pengemudi truk dan bus lintas. Pada akhirnya, kepatuhan terhadap aturan dan kesiapan fisik pengemudi diharapkan mampu menekan angka kecelakaan sekaligus menyelamatkan lebih banyak nyawa di jalan tol. (btr/han)

Editor : Johan Panjaitan
#jmkt #safety campaign #medan-kualanamu-tebingtinggi #tol