Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Tuntut Transparansi dan Evaluasi Direktur RSUD Gunung Tua, PB PMPK Gelar Aksi Demonstrasi

Johan Panjaitan • Kamis, 11 Juni 2026 | 17:02 WIB
 Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Pemberantasan Korupsi ( PB PMPK), menggelar aksi demonstrasi di Inspektorat Paluta, Kamis 11 Juni 2026. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)
Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Pemberantasan Korupsi ( PB PMPK), menggelar aksi demonstrasi di Inspektorat Paluta, Kamis 11 Juni 2026. (MITRA HARAHAP/SUMUT POS)

 

PADANG LAWAS UTARA, Sumutpos.jawapos,com– Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Pemberantasan Korupsi (PB PMPK) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Inspektorat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Kamis (11/6/2026). Dalam aksi tersebut, massa menyuarakan tuntutan terkait keterbukaan informasi publik serta mendesak evaluasi menyeluruh terhadap manajemen Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Tua.

Sejak pagi, para demonstran mulai berkumpul dengan membawa berbagai spanduk dan poster bertuliskan pesan-pesan antikorupsi, tuntutan transparansi, serta seruan perbaikan tata kelola pelayanan publik.

Koordinator lapangan aksi, Paku Siregar, mengatakan bahwa demonstrasi tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap pentingnya keterbukaan informasi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Baca Juga: 8 WNA asal Tiongkok Dideportasi karena Menyalahgunakan Izin Tinggal

Menurutnya, publik berhak mengetahui perkembangan berbagai laporan pengaduan maupun hasil audit yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas.

"Kami meminta pihak terkait membuka secara transparan proses hukum dan audit yang sedang berjalan agar tidak ada hal yang ditutup-tutupi dari masyarakat," tegas Paku dalam orasinya.

PB PMPK merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik yang menjamin hak masyarakat untuk memperoleh informasi terkait penyelenggaraan pemerintahan dan penggunaan anggaran negara.

Massa meminta kejelasan mengenai tindak lanjut sejumlah laporan pengaduan serta proses audit investigatif yang disebut telah diteruskan kepada Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara. Mereka menilai transparansi menjadi elemen penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintah.

Selain menyoroti persoalan keterbukaan informasi, PB PMPK juga membawa sejumlah catatan terkait pelayanan kesehatan di RSUD Gunung Tua.

Dalam aksinya, massa mendesak pemerintah daerah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola rumah sakit, termasuk terhadap kepemimpinan dan manajemen yang saat ini berjalan.

Baca Juga: Grab Business Forum 2026 Dorong Perusahaan Tumbuh Lebih Cerdas dan Eksekusi Lebih Cepat di Tengah Ketidakpastian Global

Menurut mereka, pembenahan diperlukan guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat serta memperkuat prinsip tata kelola yang profesional, akuntabel, dan berintegritas.

Seruan evaluasi terhadap Direktur RSUD Gunung Tua menjadi salah satu tuntutan utama yang disampaikan dalam aksi tersebut. Massa menilai perlu dilakukan penilaian menyeluruh terhadap kinerja manajemen rumah sakit untuk memastikan pelayanan publik berjalan optimal.

Sepanjang aksi berlangsung, para peserta unjuk rasa menyampaikan aspirasi secara bergantian melalui orasi. Mereka juga mengangkat berbagai isu terkait transparansi, pemberantasan korupsi, dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Padang Lawas Utara.

Aksi berjalan dengan pengawalan aparat keamanan dan berlangsung tertib. Massa berharap tuntutan yang mereka sampaikan mendapat perhatian serius dari pihak terkait demi terciptanya pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta pelayanan publik yang semakin baik bagi masyarakat.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
#pb pmpk #demonstrasi #audit #RSUD Gunungtua #transparansi