BINJAI, Sumutpos.jawapos.com– Tim gabungan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Binjai bersama Subdenpom I/5-2 Binjai, Satpol PP, dan Dinas Sosial menggelar razia di sejumlah hotel yang berada di Jalan Soekarno-Hatta, Kelurahan Tunggurono, Kecamatan Binjai Timur, Sabtu (13/6/2026) malam.
Dalam operasi tersebut, petugas menjaring puluhan pasangan yang berada di dalam kamar hotel serta melakukan pemeriksaan urine terhadap puluhan pengunjung.
Kepala BNN Kota Binjai, Ucok Ferry, mengatakan total 49 orang menjalani tes urine dalam razia tersebut. Dari hasil pemeriksaan, tiga orang pria dinyatakan positif narkoba.
“Dari 49 orang yang kami tes urine, terdapat tiga orang yang positif. Dua di antaranya menggunakan sabu, dan satu orang terindikasi memakai ekstasi,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).
Setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan, ketiga pria tersebut diketahui masuk kategori pengguna berat. BNNK Binjai kemudian memutuskan untuk membawa mereka ke lembaga rehabilitasi guna menjalani perawatan intensif.
“Berdasarkan hasil asesmen, mereka termasuk pengguna berat sehingga langsung kami arahkan untuk menjalani rehabilitasi rawat inap,” jelas Ucok.
Selain menemukan pengguna narkoba, tim gabungan juga mendapati sejumlah pasangan yang bukan suami istri berada dalam satu kamar hotel. Terhadap mereka, petugas menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada Dinas Sosial Kota Binjai untuk pendataan dan pembinaan.
“Kami juga menemukan beberapa pasangan yang bukan suami istri. Mereka kami arahkan ke Dinas Sosial untuk proses pembinaan,” tambahnya.
Ucok menegaskan bahwa razia tersebut merupakan bagian dari Operasi Saber Bersinar 2026 yang bertujuan menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Kota Binjai.
Ia memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan dengan menyasar lokasi-lokasi yang dinilai rawan menjadi tempat penyalahgunaan narkotika maupun aktivitas yang melanggar ketertiban umum.
“Kami akan terus melakukan pengawasan di hotel, kafe, dan lokasi lain yang berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan narkoba. Upaya ini tidak akan berhenti,” tegasnya.(ted/han)
Editor : Johan Panjaitan