Deli Serdang - Menanggapi berbagai pemberitaan di sejumlah media massa akhir-akhir ini terkait kewajiban pajak hiburan atas penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 di Stadion Utama Sumut, Kepala Bidang (Kabid) Pajak Daerah Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Kabupaten Deli Serdang, M. Awal Kurniawan menyampaikan klarifikasi. ‘’Selaku Kepala Bidang yang membidangi urusan perekonomian di Bapeda Kabupaten Deli Serdang, saya merasa perlu menyampaikan klarifikasi resmi dengan penuh rasa tanggung jawab,’’ujarnya.
Ia menegaskan bahwa, pernyataan yang menyebutkan "panitia menghilang" atau "panitia kabur" sebagaimana dimuat dalam beberapa artikel adalah kekeliruan yang sangat disayangkan dan merupakan hasil pemelintiran kalimat dari media.
‘’Tidak pernah ada pernyataan resmi dari kami yang mengandung diksi negatif tersebut. Kami sangat memahami bahwa penyelenggaraan event internasional seperti ini melibatkan banyak pihak dan proses administrasi yang kompleks. Oleh karena itu, kami memaklumi adanya jeda waktu koordinasi pasca-acara yang mungkin sempat kami tafsirkan secara kurang tepat dalam komunikasi internal,’’ujarnya.
Baca Juga: B50 Siap Meluncur 1 Juli 2026, Diklaim Lebih Efisien dan Serap Jutaan Tenaga Kerja
Sebagai perwakilan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, khususnya Bapeda, M. Awal secara pribadi dan kelembagaan menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh panitia penyelenggara Piala AFF U-19 2026, Pengurus Daerah PSSI Sumut, dan jajaran PSSI Pusat. ‘’Jika terdapat pernyataan yang terlanjur menimbulkan kegaduhan di publik—baik disengaja maupun tidak—kami mohon agar hal itu dimaklumi sebagai bagian dari dinamika koordinasi administratif yang biasa terjadi pasca-penyelenggaraan acara besar,’’sebutnya.
M. Awal meluruskan bahwa substansi komunikasi mereka ke depan bukanlah soal mengejar atau menyalahkan, melainkan tentang pemenuhan kewajiban administratif yang memang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. ‘’Kami tetap berpegang pada aturan bahwa pajak hiburan adalah pungutan dari penonton yang harus disetorkan ke daerah dan kami siap mendampingi panitia untuk menyelesaikan hal ini dengan cara kekeluargaan dan profesional,’’lanjutnya.
Baca Juga: Kulit dari Kaktus, Inovasi Ramah Lingkungan yang Mulai Dilirik Industri Fashion Dunia
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang melalui Bapeda, lanjutnya berkomitmen untuk terus mendukung penuh seluruh event olahraga, khususnya sepak bola yang diselenggarakan oleh PSSI di wilayah Sumatera Utara (Deliserdang).
‘’Kami tidak ingin insiden komunikasi ini menjadi preseden buruk yang menyurutkan niat baik PSSI untuk kembali menghadirkan event-event bergengsi di Sumatera Utara. Kami membuka pintu selebar-lebarnya untuk bersinergi, bahkan kami siap memfasilitasi percepatan perizinan dan pengurangan kendala teknis di masa mendatang.
Kami berharap ke depan, komunikasi antara penyelenggara event dan pemerintah daerah dapat lebih diperkuat, sehingga tidak ada lagi ruang untuk kesalahpahaman yang bisa dipublikasikan secara tidak proporsional,’’sebutnya. (sih)
Editor : Redaksi