Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Lakalantas Beruntun di Sumbul, Sopir Truk Tronton Diamankan Polisi

Johan Panjaitan • Senin, 22 Juni 2026 | 20:50 WIB
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Dairi, Senin (22/6/2026).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.
Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan memberikan keterangan kepada wartawan di Mapolres Dairi, Senin (22/6/2026).RUDY SITANGGANG/SUMUT POS.

 

DAIRI, Sumutpos.jawapos.com– Kepolisian Resor (Polres) Dairi mengamankan seorang sopir truk tronton berinisial BT terkait kecelakaan lalu lintas beruntun yang terjadi di Dusun Invaliden, Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul, Kabupaten Dairi, Minggu (21/6/2026) dini hari.

Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut mengakibatkan dua orang meninggal dunia, satu korban mengalami luka berat, serta sejumlah korban lainnya mengalami luka-luka. Selain menimbulkan korban jiwa, insiden itu juga menyebabkan kerusakan pada beberapa bangunan warga di sekitar lokasi kejadian.

Kapolres Dairi AKBP Otniel Siahaan mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan yang terjadi di ruas Jalan Nasional Sidikalang-Medan tersebut.

“Kami telah mengamankan sopir truk tronton untuk kepentingan penyelidikan. Saat ini seluruh rangkaian peristiwa masih didalami, termasuk faktor penyebab kecelakaan,” ujar Otniel saat konferensi pers di Mapolres Dairi, Senin (22/6/2026).

Baca Juga: Wuling dan GrabRentals Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik, Buka Peluang Penghasilan Lebih Hijau bagi Mitra Pengemudi

Dari keterangan awal yang diperoleh penyidik, sopir mengaku kendaraan yang dikemudikannya mengalami gangguan pada sistem pengereman atau rem blong sesaat sebelum kecelakaan terjadi. Namun, polisi menegaskan pengakuan tersebut belum dapat dijadikan kesimpulan akhir.

“Menurut pengakuan sopir, truk mengalami rem blong. Namun keterangan itu masih kami dalami dan verifikasi melalui penyelidikan serta pemeriksaan teknis kendaraan,” katanya.

Selain menelusuri dugaan kerusakan sistem pengereman, penyidik juga memeriksa aspek kelayakan kendaraan, kondisi teknis truk, hingga kesesuaian muatan yang dibawa saat kejadian.

“Termasuk kelayakan kendaraan dan tonase muatan masih dalam proses penyelidikan. Semua faktor yang berpotensi menjadi penyebab kecelakaan akan kami telusuri secara menyeluruh,” tambahnya.

Sementara itu, para korban yang mengalami luka-luka masih menjalani perawatan intensif di RSUD Sidikalang. Adapun jenazah dua korban yang meninggal dunia telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Kapolres juga mengingatkan para pelaku usaha angkutan barang agar lebih memperhatikan kondisi armada yang dioperasikan, termasuk memastikan kendaraan laik jalan dan tidak melebihi batas muatan yang ditentukan.

Baca Juga: Pelindo Regional 1 Dorong Pengelolaan Air Bersih Berkelanjutan di Kawasan Pesisir

“Kami mengimbau seluruh pengusaha transportasi untuk memperhatikan kelayakan kendaraan yang digunakan, termasuk mematuhi aturan terkait tonase muatan demi keselamatan bersama,” tegasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan beruntun tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB di Jalan Nasional Sidikalang-Medan, tepatnya di Dusun Invaliden, Desa Pegagan Julu II, Kecamatan Sumbul. Truk tronton yang diduga mengalami rem blong menghantam sejumlah kendaraan di depannya sebelum akhirnya menabrak permukiman warga.

Akibat kerasnya benturan, tiga unit rumah mengalami kerusakan, sementara satu mobil Avanza yang terparkir di garasi warga turut ringsek. (rud/han)

Editor : Johan Panjaitan
#kecelakaan beruntun #sopir truk #polres dairi