Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pemkab Langkat Perjuangkan Bantuan bagi Korban Banjir yang Belum Terakomodasi

Johan Panjaitan • Kamis, 2 Juli 2026 | 11:30 WIB

Bupati Langkat, Syah Afandin sesaat sebelum rapat dengan Kakoorwil Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Brigjen Fajar Tjahjono. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)
Bupati Langkat, Syah Afandin sesaat sebelum rapat dengan Kakoorwil Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Brigjen Fajar Tjahjono. (Diskominfo Langkat/Sumut Pos)

 

STABAT, Sumutpos.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Langkat terus mengupayakan agar warga yang terdampak banjir besar akhir 2025, namun belum masuk dalam kriteria penerima bantuan, tetap memperoleh hak atas dukungan pemerintah. Aspirasi tersebut kembali ditegaskan dalam rapat koordinasi bersama Kepala Koordinator Wilayah Sumatera Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana, Brigjen Fajar Tjahjono, di Stabat, Rabu (1/7).

Pertemuan itu menjadi bagian dari percepatan pemulihan pascabencana sekaligus forum penyampaian berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat terdampak banjir.

Bupati Langkat Syah Afandin, yang akrab disapa Ondim, mengatakan hingga kini masih banyak korban banjir yang belum dapat mengakses bantuan karena tidak memenuhi persyaratan administratif yang telah ditetapkan pemerintah.

Baca Juga: Rutan Sidikalang Bantah Video Viral, Razia Insidentil Temukan Senjata Rakitan

Padahal, menurutnya, mereka tetap mengalami kerugian akibat bencana dan membutuhkan perhatian yang sama.

"Kami terus dituntut masyarakat agar mereka yang belum masuk dalam kriteria juga memperoleh bantuan, baik bantuan hidup sementara (jadup) maupun bantuan stimulan ekonomi. Sebab mereka juga merupakan korban banjir yang mengalami kerugian," ujar Ondim.

Ia mengungkapkan, persoalan tersebut terus disuarakan masyarakat, bahkan melalui aksi unjuk rasa, sebagai bentuk harapan agar pemerintah memberikan solusi yang lebih berkeadilan bagi seluruh korban bencana.

Minta Dukungan Pemerintah Pusat

Ondim menjelaskan, Pemkab Langkat sebenarnya telah mengusulkan persoalan tersebut kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia. Namun hingga kini belum ada tindak lanjut yang mampu menjawab kebutuhan warga yang belum terakomodasi.

Karena itu, ia meminta dukungan Koordinator Wilayah Sumatera agar usulan tersebut dapat diteruskan kepada pemerintah pusat sehingga memperoleh perhatian lebih lanjut.

Baca Juga: DNA Comeback Belgia Hidup Lagi, Senegal Dipulangkan Dramatis

"Kami memohon agar usulan ini dapat di-follow up sehingga mendapat atensi dari pemerintah pusat untuk segera dipertimbangkan dan ditindaklanjuti," katanya.

Rehabilitasi Berjalan, Aspirasi Warga Akan Dibawa

Sementara itu, Brigjen Fajar Tjahjono menilai proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabanjir di Kabupaten Langkat berjalan sesuai rencana.

Sejumlah fasilitas umum yang sebelumnya rusak akibat banjir, mulai dari pasar, sekolah, rumah ibadah, pertokoan hingga berbagai infrastruktur lainnya, kini telah memasuki tahap pemulihan.

Meski demikian, ia memastikan seluruh aspirasi yang disampaikan Pemerintah Kabupaten Langkat akan dibawa dalam pembahasan di tingkat pusat.

"Tentunya seluruh usulan dari bapak-bapak sekalian akan saya sampaikan kepada Kepala Satgas agar menjadi bahan pertimbangan dan dapat segera ditindaklanjuti," tegasnya.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
#korban banjir #Pemkab Langkat #bantuan