TEBINGTINGGI, Sumutpos.jawapos.com – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar bersubsidi mulai dirasakan masyarakat di Kota Tebingtinggi. Menipisnya stok menyebabkan antrean panjang kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (9/7/2026).
Puluhan truk dan kendaraan berbahan bakar solar tampak mengular sejak pagi di SPBU Simpang Rambung, Jalan Deblod Sundoro, Kecamatan Tebingtinggi Kota. Para pengemudi rela menunggu berjam-jam demi mendapatkan solar bersubsidi.
Kondisi serupa juga terjadi di SPBU Jalan Mayjen Sutoyo, Kelurahan Rambung. Panjangnya antrean bahkan meluber hingga ke badan jalan dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas di sekitar lokasi.
Baca Juga: Ernando Ari Sutaryadi Legawa Tak Dipanggil Timnas
Salah seorang sopir truk, Ajelan (39), mengaku harus berpindah-pindah SPBU karena stok solar cepat habis sebelum dirinya mendapat giliran mengisi.
"Sudah lama saya antre di SPBU Simpang Rambung, tapi saat giliran mau isi, solar malah habis. Kesal juga, Bang," ujarnya.
Pria yang sehari-hari mengantarkan barang kelontong itu mengatakan kelangkaan solar berdampak langsung terhadap pekerjaannya. Selain membuang banyak waktu di antrean, distribusi barang kepada pelanggan ikut terhambat.
Meski telah mengantre selama beberapa jam, Ajelan mengaku tetap belum memperoleh solar dan terpaksa kembali mencari SPBU lain dengan harapan masih memiliki stok.
Ia berharap pemerintah bersama pihak terkait segera menambah pasokan solar bersubsidi agar kebutuhan para sopir angkutan barang maupun masyarakat dapat terpenuhi.
"Harapan saya kuota solar ditambah supaya kami tidak antre berjam-jam seperti ini," katanya.
Baca Juga: Kontroversi VAR Bayangi Kemenangan Argentina
Tak hanya solar, kelangkaan BBM juga mulai dirasakan pengguna kendaraan bermotor yang mencari Pertalite. Sejak Rabu malam hingga Kamis, sejumlah SPBU dilaporkan kehabisan Pertalite sehingga masyarakat hanya dapat membeli BBM nonsubsidi jenis Pertamax.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada penjelasan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab berkurangnya pasokan solar bersubsidi maupun Pertalite, termasuk langkah yang akan ditempuh untuk mengatasi antrean panjang di sejumlah SPBU di Kota Tebingtinggi. (mag-3/han)
Editor : Johan Panjaitan