Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Sopir Truk Fuso Maut Sibolangit Jadi Tersangka, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Juli Rambe • Sabtu, 18 Juli 2026 | 20:54 WIB
KECELAKAAN: Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Jumat (17/7/2026). (Dok: warga)
KECELAKAAN: Sejumlah kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun di Sibolangit, Jumat (17/7/2026). (Dok: warga)

 

MEDAN, SUMUT POS- Satlantas Polrestabes Medan menetapkan sopir truk Fuso pengangkut galon air mineral berinisial BS alias Ilham (50) sebagai tersangka dalam kecelakaan beruntun di Jalan Jamin Ginting Km 44-45, tepatnya di depan Rumah Makan Garuda Grand Hill, Desa Suka Makmur, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deliserdang.

Peristiwa yang terjadi pada Jumat (17/7/2026) itu, melibatkan 9 kendaraan dan mengakibatkan 4 orang meninggal dunia serta 8 lainnya mengalami luka-luka.

Kasatlantas Polrestabes Medan AKBP SL Widodo, mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi-saksi, serta menganalisis rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga: Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan untuk Atasi Banjir

"Pengemudi truk Fuso berinisial BS alias Ilham telah ditetapkan sebagai tersangka dan saat ini sudah dilakukan penahanan. Sementara kernet masih berstatus saksi dan pemeriksaannya masih berlangsung," ujarnya, Sabtu (18/7/2026).

Menurutnya, tersangka dijerat dengan Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, karena diduga lalai saat mengemudikan kendaraan hingga menyebabkan kecelakaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.

"Ancaman pidananya paling lama 6 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp12 juta," katanya.

Meski demikian, polisi masih terus mendalami penyebab pasti kecelakaan tersebut. Pemeriksaan terhadap kondisi teknis kendaraan, termasuk sistem pengereman, masih dilakukan sebagai bagian dari proses penyidikan.

Widodo mengungkapkan, hasil sementara analisis rekaman CCTV menunjukkan truk diduga sudah mengalami kendala pengereman sebelum tiba di lokasi tabrakan.

"Dari rekaman CCTV terlihat sejak berada di jalur atas, sopir dan kernet diduga sudah mengalami masalah pada sistem rem. Mereka beberapa kali terlihat menarik hand brake untuk mengendalikan laju kendaraan. Namun seluruh temuan itu masih kami dalami," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, truk Fuso bermuatan galon air mineral yang melaju dari arah Berastagi menuju Medan diduga mengalami rem blong hingga menabrak 8 kendaraan lain di depannya. Kecelakaan itu melibatkan satu truk Fuso, dua truk Colt Diesel, lima mobil penumpang, dan satu sepeda motor.

Akibat insiden tersebut, empat orang meninggal dunia, yakni Heppi Sitinjak (60), Dinaria Manik (60), Samsir Sitinjak (30) yang merupakan warga Sidikalang, Kabupaten Dairi, serta Anton Simorangkir. Delapan korban lainnya mengalami luka-luka, dua dirawat di Puskesmas Sibolangit dan 6 dirujuk ke RSUP H Adam Malik Medan. (man/ram)

Editor : Juli Rambe
kecelakaan beruntun di sibolangit korban kecelakaan di sibolangit kecelakaan maut di sibolangit tersangka kecelakaan di sibolangit