Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

BPH Migas Kawal Normalisasi SPBU di Binjai-Medan, Langkah Cepat Pertamina Berhasil Urai Antrean Kendaraan

Triadi Wibowo • Sabtu, 18 Juli 2026 | 21:24 WIB
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas dan EGM Pertamina Sumbagut, Sunardi berbincang dengan pengendara Betor di SPBU Pertamina 14.207.166, Kota Binjai, Sabtu (18/7/2026). (Triadi Wibowo)
Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas dan EGM Pertamina Sumbagut, Sunardi berbincang dengan pengendara Betor di SPBU Pertamina 14.207.166, Kota Binjai, Sabtu (18/7/2026). (Triadi Wibowo)

 

BINJAI - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) bersama Pertamina Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) melakukan monitoring percepatan dan normalisasi distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan meninjau langsung sejumlah SPBU di Kota Medan dan Kota Binjai selama dua hari pada Jumat-Sabtu, 17-18 Juli 2026.

Monitoring dipimpin langsung Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, didampingi Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Sunardi, bersama jajaran BPH Migas dan Pertamina Patra Niaga.

Saat meninjau SPBU Pertamina 14.207.166 di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Binjai pada Sabtu (18/7/2026), Wahyudi dan Sunardi berdialog langsung dengan masyarakat yang sedang mengisi BBM.

Baca Juga: Sopir Truk Fuso Maut Sibolangit Jadi Tersangka, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Dari hasil pemantauan, antrean kendaraan di SPBU tersebut telah kembali normal, baik untuk sepeda motor, mobil pribadi, maupun kendaraan angkutan.

Salah seorang pengemudi Becak Motor (Betor), Fiter Kalor, mengaku kondisi pengisian BBM kini jauh lebih lancar dibandingkan beberapa hari sebelumnya.

"Hari ini lancar. Mudah-mudahan seperti ini terus dan tidak ada lagi antrean panjang. Kemarin saya sempat ikut antre panjang, tetapi saat sudah hampir giliran, stok BBM habis. Sekarang sudah lancar lagi," ujar Fiter.

Ia mengungkapkan, selama terjadi kelangkaan Pertalite, dirinya terpaksa membeli Pertamax agar tetap bisa bekerja mengangkut penumpang.

Baca Juga: Robi Barus: UMKM Kota Medan Harus Dapatkan Perlindungan dan Pengembangan Usaha Secara Menyeluruh

"Sekarang sudah lancar, saya senang. Kalau tidak ada minyak, bagaimana mau cari sewa. Saya berharap pasokan BBM tetap lancar dan tidak ada kendala lagi," katanya.

Kepala BPH Migas, Wahyudi Anas, mengapresiasi langkah cepat Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dalam mempercepat distribusi BBM ke seluruh SPBU di Sumatera Utara, termasuk di titik-titik yang sebelumnya mengalami antrean panjang.

"BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga turun langsung untuk memastikan normalisasi distribusi BBM di seluruh SPBU, baik di Kota Medan maupun Binjai," kata Wahyudi.

Baca Juga: Fauzi Ajak Masyarakat Jaga Kebersihan untuk Atasi Banjir

Menurut Wahyudi, hasil monitoring di sejumlah SPBU menunjukkan distribusi BBM dan pelayanan kepada masyarakat telah berangsur normal. Meski demikian, BPH Migas akan terus melakukan pemantauan dalam beberapa hari ke depan.

"Semua posisi hari ini sudah berangsur-angsur normal untuk pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Wahyudi menjelaskan, percepatan distribusi dilakukan melalui penambahan pasokan BBM serta penguatan armada mobil tangki. Dari armada yang tersedia, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menambah 35 unit mobil tangki industri dengan sistem carter untuk mempercepat distribusi.

"Strategi ini meningkatkan suplai yang semula sekitar 112 persen menjadi 120 hingga 125 persen. Langkah ini dilakukan karena kebutuhan masyarakat meningkat sehingga pelayanan juga harus ditingkatkan," jelasnya.

Baca Juga: Sopir Truk Fuso Maut Sibolangit Jadi Tersangka, Polisi Dalami Dugaan Rem Blong

Seluruh armada dikerahkan untuk menyuplai BBM dari Fuel Terminal Medan, Fuel Terminal Pematangsiantar, Fuel Terminal Kisaran, hingga Fuel Terminal Lhokseumawe.

"Penguatan distribusi sudah dimulai sejak Kamis secara berkelanjutan. Hasilnya terlihat pada Jumat, antrean tinggal satu hingga dua kendaraan di luar SPBU. Hari ini, Alhamdulillah antrean sudah sangat terurai dan kembali normal," ungkap Wahyudi.

Ia juga menyebut pihaknya turut memantau sejumlah SPBU yang sebelumnya viral di media sosial akibat antrean panjang hingga ke badan jalan, termasuk di Kota Binjai. Berdasarkan hasil monitoring, kondisi di lokasi tersebut kini telah kembali normal.

Baca Juga: SPBU Masih Alami Antrean Panjang, Ombudsman akan Panggil Pihak Pertamina

"Distribusi reguler, alternatif, maupun darurat tetap kami jalankan hingga kondisi benar-benar stabil. Setelah itu akan dievaluasi kembali apakah distribusi reguler sudah mampu memenuhi kebutuhan atau masih perlu penguatan," tandas Wahyudi. (tri)

Editor : Redaksi
bph migas spbu pertamina