Nasional Metropolis Kesehatan Sumatera Utara Wisata & Kuliner Society Internasional Ekonomi

Pengamat: Antrean Panjang BBM sudah Kondusif, Keluhan Pelaku Usaha Tidak Boleh Diabaikan

Juli Rambe • Sabtu, 18 Juli 2026 | 22:41 WIB
Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin. (Dok: Benjamin Gunawan)
Pengamat Ekonomi Sumut, Gunawan Benjamin. (Dok: Benjamin Gunawan)

 

MEDAN, SUMUT POS- Meskipun telah ditemukan di banyak titik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tidak lagi terjadi antrean Bahan Bakar Minyak (BBM) per Sabtu (18/7), namun keluhan dari para pelaku usaha terkait kelangkaan tidak bisa diabaikan.

Termasuk juga banyaknya temuan antrean panjang di hari sebelumnya, agar untuk ke depannya tidak lagi terjadi kasus serupa.

Demikian disampaikan Pengamat Ekonomi Sumatera Utara (Sumut), Gunawan Benjamin kepada Sumut Pos di Medan.

Baca Juga: AKBP Tri Alfian Permadi Jadi Kapolres Nias Selatan

"Dari hasil penelurusan saya pada hari ini (Sabtu), antrean di SPBU sudah mulai kondusif, kondisinya sudah jauh membaik dibandingkan temuan pada awal pekan ini. Situasi sudah mulai terkendali, dan bila Pertamina secara konsisten mampu mempertahankan distribusi seperti sekarang, maka antrian BBM dalam waktu dekat sudah tidak akan terjadi lagi," katanya.

Ia menilai, masalah utama kelangkaan maupun antrean panjang BBM sebelumnya dipicu oleh migrasi dari pengguna Pertamax ke Pertalite.

Sehingga demand atau permintaan Pertalite alami kenaikan yang signifikan. Dari hasil wawancara dengan pengelola SPBU yang ada di Kota Medan, mereka menyatakan bahwa pihak SPBU kerap meminta pasokan yang lebih banyak untuk Pertalite.

"Khususnya setelah kenaikan harga Pertamax sebelumnya, masyarakat mulai banyak yang beralih ke Pertalite. Peralihan ini akan membuat beban kompensasi BBM dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) membengkak. Sehingga alih alih kenaikan Pertamax untuk melakukan penghematan, migrasi justru bisa membuat keuangan Pemerintah maupun Pertamina babak belur," imbuhnya.

Menurut Gunawan, rencana pemerintah untuk tetap mempertahankan harga BBM subsidi hinga tutup tahun tengah menghadapi tantangan buruk eksternal serta demand BBM yang konstan di tanah air.

"Komitmen pemerintah untuk memastikan pasokan dan harga BBM subsidi tengah diuji," tandasnya. (dwi/ram)

Editor : Juli Rambe
bbm langka di spbu antre di spbu