103 Casis Mulai Tempuh Pendidikan Bintara di SPN Hinai, Disiapkan Jadi Bhayangkara Profesional

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 20 Juli 2026 | 15:45 WIB

Kepala SPN Polda Sumut, Kombes Wiyono Eko Prasetyo saat memberi pengarahan kepada casis saat pendidikan pembentukan Bintara tahun angkatan 2026. (Humas SPN Polda Sumut/Sumut Pos)
Kepala SPN Polda Sumut, Kombes Wiyono Eko Prasetyo saat memberi pengarahan kepada casis saat pendidikan pembentukan Bintara tahun angkatan 2026. (Humas SPN Polda Sumut/Sumut Pos)

 

LANGKAT, Sumutpos.jawapos.com – Sebanyak 103 calon siswa (casis) Bintara Polri angkatan 2026 resmi memasuki tahapan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Sumatera Utara, Hinai, Kabupaten Langkat. Sebelum pendidikan dimulai, para casis lebih dahulu menjalani masa orientasi dan pembinaan awal sebagai bekal memasuki kehidupan kepolisian.

Kepala SPN Polda Sumut Kombes Pol Wiyono Eko Prasetyo mengatakan, seluruh casis akan mengikuti pembukaan pendidikan pada Senin (20/7/2026), sebelum menjalani proses pembentukan sebagai anggota Polri.

Menurutnya, para peserta berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara yang sebelumnya telah melalui tahapan seleksi ketat di wilayah kepolisian masing-masing.

"Seluruh calon siswa telah menyelesaikan masa orientasi dan siap mengikuti Pendidikan Pembentukan Bintara," ujarnya.

Berasal dari Berbagai Jalur Rekrutmen

Dari total 103 peserta, sebanyak 83 orang merupakan Bintara Tugas Umum (PTU), lima orang dipersiapkan untuk fungsi penyidik, empat orang untuk Polair, sementara sisanya berasal dari jalur kompetensi khusus.

Baca Juga: DPRD Sumut Desak Gubsu Copot Dirut PT PPSU, Nilai Pengelolaan PRSU Gagal Dongkrak Minat Pengunjung

Jalur tersebut meliputi berbagai bidang keahlian, seperti rekayasa profesi, teknik sipil, perkebunan, perikanan, peternakan, musik, hingga kehumasan. Komposisi tersebut mencerminkan kebutuhan Polri terhadap sumber daya manusia yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional di berbagai bidang.

Selama masa orientasi, para casis mengikuti sejumlah kegiatan, mulai dari pembagian pleton, pemeriksaan kesehatan, pembagian perlengkapan lapangan, gladi upacara, hingga pembinaan rohani dan mental melalui kegiatan di masjid maupun gereja yang berada di lingkungan SPN.

Seluruh proses pengasuhan dipimpin Kompol Anjas Asmara bersama para komandan peleton pengasuh, yakni Ipda Sumarno, Ipda Nimrot, Ipda Padang, dan Ipda Christian.

Bekal Mencetak SDM Polri Masa Depan

Menjelang dimulainya pendidikan, keluarga besar SPN Polda Sumut juga menggelar doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran seluruh rangkaian penerimaan dan pelaksanaan Diktukba Polri Tahun Anggaran 2026.

Tim Sekretariat Panitia penerimaan, Pembina Siti Maryam bersama Ipda Brimen, memastikan seluruh tahapan telah dipersiapkan secara matang agar proses pendidikan berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Baca Juga: Mulai 14 Juli 2026, Pertamina Turunkan Harga Bright Gas di Regional Sumbagut

Menurut Brimen, pendidikan di SPN merupakan tahapan penting dalam membentuk sumber daya manusia Polri yang unggul dan siap menghadapi tantangan tugas di masa mendatang.

"Sebanyak 103 calon siswa dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara telah diterima. SPN memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia Polri yang profesional dan berkualitas," katanya.

Perkuat Pendidikan Berbasis Integritas

Pendidikan tahun ini juga menjadi momentum penting di bawah kepemimpinan Kombes Pol Wiyono Eko Prasetyo, yang baru menjabat sebagai Kepala SPN Polda Sumut.

Dengan latar belakang akademik sebagai doktor di bidang ilmu kepolisian, Wiyono diharapkan mampu memperkuat kualitas pendidikan melalui pembinaan yang profesional, penguatan karakter, serta penanaman nilai-nilai integritas kepada seluruh peserta didik.(ted/han)

Editor : Johan Panjaitan
bintara SPN Hinai bhayangkara Casis 2026