BATUBARA, SUMUT POS- Seorang pelajar di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, meninggal dunia setelah tertimpa batang pohon kelapa saat melintas di jalan umum Simpang Tembok, perbatasan Desa Lima Laras dan Desa Jati Mulya, Kecamatan Nibung Hangus, Sabtu (25/7/2026).
Insiden nahas dialami David Saniawan (18) yang meninggal dunia dan Hatta (19) merupakan warga Dusun VIII, Desa Jati Mulya, Kecamatan Nibung Hangus.
Kejadian itu sempat menjadi perhatian publik setelah video kejadian beredar luas di media sosial. Rekaman yang diunggah melalui akun Facebook Iyall Street memperlihatkan suasana di lokasi sesaat setelah pohon kelapa tumbang, sehingga mengundang keprihatinan banyak warganet.
Baca Juga: Saipul Bahri Ajak Warga Kawal Anggaran Pembangunan Medan Utara
Camat Nibung Hangus, Agus Andika, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan informasi yang diterimanya berdasarkan laporan dari Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kabupaten Batu Bara.
"Korban meninggal dunia diketahui bernama David Saniawan (18), warga Dusun VIII Desa Jati Mulya. Korban meninggal akibat mengalami patah tulang belakang, sedangkan rekannya Hatta mengalami luka ringan dan saat ini masih trauma," ujarnya.
Menurut Agus, kejadian bermula ketika kedua pelajar yang merupakan siswa SMA Taman Siswa Mekar Mulio berangkat hendak memancing ikan menggunakan sepeda motor. Keduanya berboncengan melintasi jalan umum Simpang Tembok.
Saat melintas, diduga sebuah pohon kelapa tiba-tiba tumbang dan langsung menimpa mereka. Benturan keras menyebabkan David mengalami luka fatal hingga akhirnya meninggal dunia, sementara Hatta berhasil selamat meski mengalami cedera ringan.
"Kedua korban sedang berboncengan naik sepeda motor hendak memancing ikan. Tiba-tiba pohon kelapa tumbang dan menimpa mereka," jelas Agus.
Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar. Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi langsung memberikan pertolongan dan mengevakuasi kedua korban. David kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan akibat luka berat yang dideritanya.
Sementara itu, Kapolsek Talawi, AKP Arianto Sitorus, belum berhasil dikonfirmasi terkait kronologi lengkap maupun penyebab pasti insiden yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia tersebut.(lib/ram)
Editor : Juli Rambe