PRSU ke-50 Raup Transaksi Rp50 Miliar, Pemkab Paluta Bidik Investasi dan Penguatan UMKM

Johan Panjaitan • Dipublikasikan Senin, 3 Agustus 2026 | 09:22 WIB
PRSU ke- 50 Catat Transaksi Rp Miliar, Pemkab Paluta siap optimalkan peluang Investasi dan UMKM. (Infokom Paluta)
PRSU ke- 50 Catat Transaksi Rp Miliar, Pemkab Paluta siap optimalkan peluang Investasi dan UMKM. (Infokom Paluta)

 

MEDAN, Sumutpos.jawapos.com – Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026 resmi ditutup pada Minggu malam (2/8/2026) di Kompleks PRSU, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Selama satu bulan penyelenggaraan, pesta rakyat terbesar di Sumatera Utara itu tak hanya menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga membuktikan perannya sebagai motor penggerak ekonomi daerah.

PRSU tahun ini mencatat total transaksi sekitar Rp50 miliar dengan jumlah kunjungan mencapai 161.309 orang. Angka tersebut menjadi indikator kuat bahwa ajang tahunan ini mampu menggerakkan sektor perdagangan, memperluas pasar produk lokal, sekaligus membuka peluang investasi di berbagai daerah.

Keberhasilan tersebut semakin mengukuhkan PRSU sebagai etalase potensi kabupaten dan kota di Sumatera Utara, terutama dalam memperkenalkan produk unggulan, mendorong pertumbuhan UMKM, serta memperkuat jejaring bisnis dan ekonomi kreatif.

Salah satu daerah yang memanfaatkan momentum tersebut adalah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Wakil Bupati Paluta, H. Basri Harahap, yang hadir langsung pada malam penutupan, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan PRSU ke-50.

Baca Juga: Rahasia Energi Stabil Seharian, Cukup Ubah 6 Kebiasaan Makan Ini

Menurut Basri, keikutsertaan Paluta di PRSU bukan sekadar memenuhi agenda pameran tahunan, melainkan bagian dari strategi memperkenalkan potensi daerah kepada investor dan masyarakat yang lebih luas.

"Keikutsertaan Kabupaten Padang Lawas Utara dalam PRSU bukan hanya sebagai ajang promosi daerah, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperluas kerja sama, memperkenalkan potensi unggulan, serta membuka peluang investasi yang dapat mempercepat pembangunan daerah," ujarnya.

Ia menilai sinergi yang terbangun selama penyelenggaraan PRSU harus terus dipelihara agar mampu menghasilkan kerja sama konkret yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi daerah.

"Kami berharap semangat kolaborasi yang terbangun melalui PRSU ini terus berlanjut sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi kemajuan Kabupaten Padang Lawas Utara dan Sumatera Utara secara keseluruhan," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc. menegaskan bahwa setiap kabupaten dan kota perlu terus mengoptimalkan potensi daerah melalui kolaborasi, peningkatan daya saing, penguatan iklim investasi, serta pelayanan publik yang semakin berkualitas.

Menurutnya, PRSU harus menjadi katalis yang mampu menciptakan manfaat ekonomi berkelanjutan, bukan hanya selama penyelenggaraan berlangsung, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan investasi, pengembangan UMKM, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Saham Meta Ambles 10 Persen, Investor Mulai Ragukan Taruhan Besar di AI

Di sisi lain, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menyebut PRSU ke-50 mengusung semangat transformasi. Berbagai pembenahan dilakukan, mulai dari tata kelola penyelenggaraan, peningkatan keamanan, hingga kenyamanan pengunjung.

PRSU tahun ini juga melibatkan sekitar 3.000 pengisi acara, yang mayoritas merupakan talenta lokal Sumatera Utara. Keterlibatan tersebut menjadi bukti komitmen penyelenggara dalam mendorong perkembangan ekonomi kreatif sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.

Rangkaian penutupan berlangsung meriah dengan penyerahan penghargaan kepada para sponsor, pemenang berbagai kompetisi, serta penerima apresiasi untuk kategori Paviliun Terbaik Pilihan Pengunjung, Paviliun Terbaik Pilihan Penyelenggara, dan Penampil Terbaik Panggung Budaya.

Acara penutupan turut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, para konsul dan konsul jenderal negara sahabat, kepala daerah se-Sumatera Utara, perwakilan BUMN dan BUMD, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.(mag-12/han)

Editor : Johan Panjaitan
prsu transaksi umkm Optimis